SAMARINDA – Belakangan ramai terkait praktik prostitusi di sekitar wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menuai perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Koordinator Rembuk Pemuda Kaltim Agung Syahrir.
Agung menilai keberadaan praktik-praktik menyimpang seperti prostitusi di kawasan pembangunan IKN sangat bertentangan cita-cita besar menjadikan IKN sebagai kota yang berperadaban dan layak huni.
“Prostitusi bukan hanya masalah moral, tapi juga berdampak buruk terhadap tatanan sosial, kesehatan masyarakat dan masa depan generasi muda. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Agung saat diwawancarai Komparasinews, Jumat (19/7/2025).
Rembuk Pemuda Kaltim dikatakan sejak awal mendukung pembangunan IKN, baik dari aspek infrastruktur, sosial, maupun peningkatan sumber daya manusia (SDM). Hal ini membuatnya merasa terpanggil untuk bersuara agar penyimpangan-penyimpangan sosial seperti ini tidak dibiarkan berkembang.
“Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat, terutama warga lokal Kaltim, untuk bersama-sama menolak praktik prostitusi di IKN. Ini bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tapi juga tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Pria yang aktif diberbagai kegiatan sosial tersebut juga mendorong adanya pengawasan yang ketat dari pihak berwenang, serta pembinaan kepada masyarakat yang rentan terlibat dalam praktik-praktik ilegal tersebut.
Langkah pencegahan dianggap penting agar kawasan IKN tetap menjadi contoh pembangunan nasional yang beretika dan berkeadilan.
“Pembangunan IKN jangan hanya dilihat dari gedung-gedung tinggi, tapi juga dari kualitas manusianya. Kalau sejak awal sudah dibiarkan praktik-praktik seperti ini, maka nilai luhur pembangunan akan tercoreng,” tegas Agung.
Sebagai Koordinator Rembuk Pemuda Kaltim, Agung menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu slot demo strategis IKN agar tetap sejalan dengan semangat pembangunan berkelanjutan dan bermartabat.
“Kita ingin IKN menjadi kebanggaan, bukan justru menjadi tempat yang membiarkan degradasi moral terjadi,” tutupnya. (fjr)












