KUKAR IDAMAN SEP 26
Ragam  

Restorasi Mesin Armada Maskapai, Garuda Indonesia dan GE Aerospace Jalin Kerja Sama

Restorasi Mesin Armada Maskapai, Garuda Indonesia dan GE Aerospace Jalin Kerja Sama
Garuda dan anak perusahaannya–Garuda Group, GMF AeroAsia, dan Citilink–telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan GE Aerospace. (istimewa)

LE BOURGET – Penyedia mesin jet, komponen, dan sistem terkemuka GE Aerospace mengumumkan kerja sama strategis bersama maskapai nasional Indonesia Garuda Indonesia. Untuk merestorasi dan merombak mesin GE dan CFM pada armada maskapai Garuda Indonesia.

Dalam kerja sama ini, Garuda dan anak perusahaannya–Garuda Group, GMF AeroAsia, dan Citilink–telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan GE Aerospace. Yang mencakup pelatihan dan pengembangan keterampilan, lease engine support, dan layanan overhaul untuk mesin armada Garuda Indonesia CFM56-7B dan GE90-115B.

“Ini merupakan langkah strategis Garuda Indonesia, sebagai maskapai kelas dunia, untuk memperkuat armada mesin pesawat GE dan CFM serta mengembangkan keterampilan overhaul dengan dukungan kami,” ucap Kathy MacKenzie selaku President and CEO, Commercial Engine Operations untuk GE Aerospace.

Baca Juga  inDrive dan Gardu House Hadirkan Seni Mural Berkonsep Kembali ke #SentuhanManusia

“Indonesia merupakan negara yang penting bagi GE dan dukungan kami untuk Garuda Indonesia Group adalah kontribusi untuk memajukan negeri ini,” tambahnya.

Sementara itu Irfan Setiaputra selaku President and CEO, Garuda Indonesia mengatakan kerja sama layanan dan dukungan yang telah berlangsung lama antara Garuda Indonesia Group dan GE Aerospace ini mencerminkan komitmen mempercepat pemulihan bisnis. Guna menjalankan misi menjadi perusahaan yang adaptif dan gesit, khususnya dalam merebut peluang pasar.

“Sejalan dengan tren pasar penerbangan saat ini yang menunjukkan pertumbuhan signifikan di tengah fase pra-endemik, Garuda Indonesia terus berfokus pada optimasi kapasitas produksi melalui peningkatan operasi, dengan adanya rencana untuk meningkatkan jumlah pesawat yang dapat digunakan agar mampu meraih peluang yang lebih luas di jaringan domestik dan internasional,” ungkapnya.

Baca Juga  Komisi IV DPRD Kaltim Dorong Peningkatan Budaya Literasi Masyarakat

“Oleh karena itu, dukungan terus menerus dari GE untuk mendukung kesiapan pesawat agar layak terbang merupakan salah satu fundamental utama kami guna mempersiapkan pengalaman terbang yang lancar, aman, dan nyaman bagi pelanggan kami,” tambah Irfan.

Lebih lanjut disampaikan, perjanjian ini juga akan mendukung mekanik Garuda Group untuk menerima sesi pelatihan dari para ahli GE Aerospace. Guna memperdalam pengetahuan mesin dan perawatan pesawat, serta keterampilan kepemimpinan, dengan maksud untuk meningkatkan layanan Garuda.

Diketahui, Garuda Indonesia adalah pengguna lama GE Aerospace dan CFM. Garuda Indonesia mulai mengoperasikan McDonnell Douglas DC-10 bertenaga CF6-50 pada pertengahan 1970-an dan menerima pengiriman pertama 777-300ER bertenaga GE90-115B pada tahun 2013. Garuda Indonesia saat ini mengoperasikan armada CFM56-7B sebanyak 74 unit dan 16 unit GE90 Mesin -115B, dan anak perusahaannya Citilink saat ini mengoperasikan 76 unit armada CFM56-5B dan 20 mesin LEAP-1A. (xl)