KUKAR IDAMAN SEP 26

Tangkap Duet Pengedar Sabu-Sabu di Sebulu, Polisi Sita 10 Paket dan Uang Jutaan Rupiah

Dua orang pelaku yang diamankan tim Satresnarkoba Polres Kukar. (Dok. Polres Kukar)

KUTAI KARTANEGARA – Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Sebulu. Dua orang berinisial AL (37) dan NR (37) diamankan dalam pengungkapan kasus di Desa Sebulu Modern.

Pengungkapan tersebut dilakukan pada Senin (25/5/2026) setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah tersebut.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar melalui Kasi Humas IPTU Maryono mengatakan, laporan awal diterima pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 19.30 Wita. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Lidik Satresnarkoba Polres Kukar langsung melakukan penyelidikan di lokasi.

Baca Juga  Pemkab Kukar Bagikan Sertifikat Program PTSL di Kelurahan Maluhu

“Tim berhasil mengamankan tersangka NR bersama barang bukti 10 bungkus plastik bening diduga sabu, kendaraan bermotor, dan handphone miliknya,” ujar Maryono, Kamis (28/5).

Dari hasil pemeriksaan awal, NR mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari tersangka AL. Polisi kemudian melakukan pengembangan kasus dengan memancing AL untuk datang menemui NR.

Saat tiba di lokasi, AL langsung diamankan petugas beserta sejumlah barang bukti lainnya.

Baca Juga  Tingkatkan Edukasi Keuangan, DPK Kaltim Jalin Kolaborasi dengan Bank Indonesia

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 10 bungkus diduga sabu, dua unit handphone, satu unit sepeda motor, satu lembar aluminium foil bekas bungkus rokok, serta uang tunai sebesar Rp3,2 juta yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika.

“Untuk saat ini kedua tersangka diamankan di Mako Polres Kukar guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Maryono.

Dia menegaskan, Polres Kukar terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba di wilayah Kukar dan mengajak masyarakat turut aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

“Peran masyarakat sangat penting untuk bersama-sama menciptakan Kutai Kartanegara yang bebas dari narkoba,” pungkasnya. (fjr)