KUKAR IDAMAN SEP 26

The Spirit of Borneo 2025 Jadi Ruang Promosi dan Apresiasi UMKM Kalimantan Timur

Foto : Pembukaan The Spirit of Borneo : Creative, Culture, Iconic. (Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA — Gelaran The Spirit of Borneo: Creative, Culture, Iconic resmi dibuka di Lobi Ballroom Hotel Mercure Samarinda, Kamis (30/10/2025). Kegiatan yang berlangsung hingga 2 November 2025 ini menjadi ajang promosi, apresiasi, dan kolaborasi bagi pelaku UMKM serta seniman lokal Kalimantan Timur.

Acara menampilkan pameran produk UMKM, pertunjukan seni, hingga berbagai workshop yang melibatkan pelaku usaha kreatif dari berbagai daerah di Kaltim.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Pelatihan Koperasi DPPKUKM Kaltim, Ali Wardana, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat sinergi antara sektor perhotelan dan pelaku UMKM.

Baca Juga  Pj Gubernur Umumkan UMP dan UMSP Kaltim 2025, Ini Nilainya

“Kolaborasi seperti ini harus terus kita tingkatkan agar UMKM di Kalimantan Timur dapat berkembang dan memperoleh penghasilan yang lebih baik,” ujar Ali.

Ia menilai, kegiatan ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga membuka peluang kerja sama bisnis yang berkelanjutan. Banyak produk UMKM, kata dia, mulai menembus pasar hotel dan menjadi bagian penting dalam rantai ekonomi kreatif daerah.

“Variasi produk yang ditampilkan sangat beragam dan berkualitas. Ini bukti bahwa UMKM kita tidak kalah dengan daerah lain,” jelasnya.

Pameran The Spirit of Borneo menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga olahan pangan lokal. Selain itu, pengunjung dapat mengikuti pelatihan pengemasan produk, strategi pemasaran digital, serta sesi inspiratif bersama pelaku usaha sukses asal Samarinda.

Baca Juga  Ribuan Mahasiswa Geruduk DPRD Kaltim, Tolak Kebijakan Pemerintah dan Suarakan Darurat Pendidikan

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan pendampingan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Kaltim. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing dan perlindungan hukum bagi pelaku UMKM.

Lebih lanjut, Ali berharap gelaran ini menjadi inspirasi bagi sektor swasta untuk semakin berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  MHA Mului Desa Swan Slutung di Paser Jadi Salah Satu Penerima Kalpataru 2022

“Jika UMKM kita tumbuh, otomatis ekonomi Kalimantan Timur ikut bergerak. Inilah bentuk nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah,” pungkasnya. (Zu)