
KUTAI KARTANEGARA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Pembinaan Mental Spiritual Melalui Pembelajaran Al-Qur’an Metode Tilawati. Bertempat di Masjid Roudhotul Muttaqien Desa Kota Bangun II, Kecamatan Kota Bangun, Selasa (18/10/2022).
Kepala Desa Kota Bangun II Joko Purnomo menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan Distransnaker. Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya kepada masyarakat eks transmigrasi yang berada di Desa Kota Bangun I, II dan III Kecamatan Kota Bangun.
Joko berharap dengan pembinaan ini dapat menciptakan SDM yang unggul.
“Kami berharap, ada perwakilan dari warga desa kami yang bisa mengikuti event-event keagamaan seperti MTQ tingkat kecamatan. Bahkan kalau memungkinkan bisa sampai level kabupaten,” harap Joko.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Yudi Fahriza dalam laporannya menyampaikan jumlah peserta sebanyak 21 orang. Yang berasal dari Desa Kota Bangun I sebanyak lima orang, Desa Kota Bangun II diikuti 11 orang dan Desa Kota Bangun III sebanyak lima orang.
“Berlangsung selama tiga hari dari tanggal 18 sampai dengan 20 Oktober 2022,” ujar Yudi.
Sedangkan yang menjadi Instruktur pada kegiatan Pembelajaran Al-Qur’an ini berasal dari Pondok Pesantren Ilmu Al-Qur’an (PPIQ) Miftahul Ulum Kecamatan Tenggarong.
Sementara itu Kepala Bidang Pengembangan Desa dan Kawasan Transmigrasi (Kabid PDKT) Hendra Wardana dalam sambutannya mengatakan, pembinaan mental spiritual adalah usaha untuk memperbaiki dan memperbaharui tingkah laku seseorang. Melalui bimbingan mental atau jiwanya, sehingga memiliki kepribadian yang sehat, akhlak yang terpuji dan bertanggung jawab dalam menjalani kehidupan.
“Kami merasa perlu untuk ambil peran dalam upaya menciptakan SDM yang unggul, produktif, dan modern di Kukar. Melalui pembelajaran membaca Al-Qur’an metode Tilawati bagi Masyarakat Eks Transmigrasi di Kecamatan Kota Bangun,” sebut Hendra. (zu)












