Transformasi SPBE ke Pemerintah Digital, Diskominfo Kaltim Susun Peta Rencana 2026

Foto : Rapat penyusunan peta rencana pemerintah digital di Kantor Diskominfo Kaltim. (Diskominfo Kaltim)

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Meeting Penyusunan Peta Rencana Pemerintah Digital, Kamis (2/10/2025), di Ruang WIEK Diskominfo Kaltim.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah lingkup Pemprov serta instansi vertikal, sebagai langkah awal menyusun arah dan strategi transformasi digital daerah.

Tahun depan, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) akan bertransformasi menjadi Pemerintah Digital dengan indikator penilaian yang baru.

Plt Kabid Aptika Diskominfo Kaltim, Fery, menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar teknologi, melainkan perubahan cara kerja birokrasi agar lebih cepat, transparan, dan melayani.

Baca Juga  Ribuan SPPG Kena Sanksi, BGN Tegaskan Tak Tolerir Pelanggaran

“Kalau selama ini kita fokus pada bagaimana aplikasi dibangun, maka ke depan fokusnya adalah bagaimana aplikasi itu saling terhubung, layanan bisa diakses lebih mudah, dan data yang kita gunakan benar-benar valid serta bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Fery.

Hadir sebagai narasumber, Julizar Handi Wijaya dari Inixindo Jogja menekankan pentingnya pengumpulan data yang valid sebagai dasar penyusunan peta rencana.

Baca Juga  Pengguna QRIS Kaltim Sudah 642 Ribu, Nilai Transaksi Capai Ratusan Miliar

Ia menyebut bahwa transformasi digital bukan sekadar digitalisasi layanan manual, tetapi membangun sistem terpadu yang kokoh dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Fondasi yang jelas melalui regulasi dan keamanan, layanan publik digital yang terintegrasi, hingga peningkatan kapasitas ASN menjadi kunci agar perubahan ini benar-benar berdampak,” ujarnya.

Dengan penyusunan peta rencana ini, Pemprov Kaltim menargetkan terciptanya layanan publik digital yang efisien, mudah diakses, dan berorientasi pada warga, sejalan dengan visi nasional transformasi digital menuju Indonesia yang lebih maju. (Zu)