Lewat Sinergi Paguyuban, DPRD Kaltim Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Reog

Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono. (Istimewa)

SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono berharap masih ada generasi anak muda yang masih melestarikan budaya Reog Ponorogo di Kaltim.

“Masyarakat pencinta budaya harus memiliki komitmen besar dalam menjaga dan melindungi kesenian yang secara turun-temurun sudah menjadi identitas suatu kelompok,” ucapnya.

Nidya yang juga memimpin Paguyuban Reog Samarinda telah berupaya melakukan komunikasi dengan paguyuban lain demi merawat dan menjalin silaturahmi sesama pencinta reog.

“Kami berencana mengumpulkan semua para paguyuban reog untuk melihat penampilan mereka masing-masing agar budaya ini terus hidup dan berkembang,” jelasnya.

Baca Juga  RDP Komisi III DPRD Samarinda Bahas Aktivitas Penambang

Lebih lanjut, kata Nidya, pihaknya berencana rutin memberikan pelatihan dan pendidikan kepada seluruh paguyuban. Sehingga reog terus mengalami peningkatan di tengah masyarakat.

“Paguyuban bukan hanya diisi dengan kalangan tua, tetapi beberapa juga ada lulusan SD dan SMP sudah masuk dalam paguyuban,” terangnya.

Dengan kolaborasi paguyuban dan pemerintah daerah ini dinilai mampu menghidupkan budaya reog yang mulai terkikis oleh kemajuan teknologi. Nidya juga berharap pemerintah mendaftarkan hak cipta terkait kebudayaan demi menghindari adanya kelompok bahkan negara yang mengklaim budaya tersebut.

Baca Juga  Dewan Minta Sosialisasi Bantuan Permodalan Bisa Dimaksimalkan

“Dengan hak cipta jadi negara mana pun tidak bisa lagi mengakui kalau budaya itu miliknya, sudah sering terjadi kan di era sekarang,” sindirnya.

“Ada budaya Indonesia dikembangkan di negara lain dan sekarang mereka mengakui budaya itu berasal dari tempatnya,” pungkas Nidya. (adv/zu)