KUKAR IDAMAN SEP 26

Terjaga Surplus, Pemerintah Klaim Kinerja APBN Tetap Solid dan On Track

Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia Diklaim Terjaga di Tengah Perlambatan Ekonomi Dunia
Menkeu Sri Mulyani Indrawati. (Humas Kemenkeu)

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan kinerja anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) hingga 15 Maret 2024 tetap solid. APBN terjaga surplus dengan kinerja secara keseluruhan yang on-track.

Hal tersebut disampaikannya dalam Konferensi Pers APBN Kinerja dan Fakta (KiTa) edisi bulan Maret 2024, Senin (25/03/2024), di Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta.

“APBN masih bisa berjalan secara cukup baik, solid,” ujar Sri.

Kata dia, hingga 15 Maret 2024 pendapatan negara tercatat terkumpul sebesar Rp493,2 triliun atau 17,6 persen dari target, belanja negara terealisasi sebesar Rp470,3 triliun atau 14,1 persen dari pagu, sehingga surplus APBN adalah sebesar Rp22,8 triliun atau 0,1 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Baca Juga  Indonesia Gabung Board of Peace, Prabowo Klaim Peluang Nyata Perdamaian Gaza

“Posisi APBN masih mengalami surplus Rp22,8 triliun atau 0,1 persen dari PDB dengan keseimbangan primer juga surplus Rp132,1 triliun,” terang Sri.

Lebih lanjut disampaikan, dii tengah pelemahan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil. Baik dari sisi konsumsi maupun produksi. Sedangkan kondisi pasar keuangan domestik masih dinamis. 

PMI Manufaktur masih berlanjut menunjukkan perbaikan, Indonesia terus melanjutkan ekspansi, sedangkan neraca perdagangan melanjutkan tren surplus, surplus berlanjut memasuki bulan ke-46.

Baca Juga  Netanyahu Klaim Israel Tetap Caplok Wilayah Lebanon dan Suriah meski AS-Iran Berdamai

“Ini adalah sesuatu yang bagus karena di dalam level dunia harga komoditas mengalami pelemahan, yang biasanya di atas kertas untuk Indonesia yang perekonomiannya juga sangat ditentukan oleh komoditas resiliensi dari PMI dan ekonomi kita itu berarti menunjukkan sesuatu ketahanan yang sangat baik,” tegasnya. (xl)