Bapaslon Bupati dan Wabup Jalur Independen AYL-AZA Resmi Daftar ke KPU Kukar

Bapaslon Bupati dan Wabup Jalur Independen AYL-AZA Resmi Daftar ke KPU Kukar
Bakal calon Bupati Kukar Awang Yacoub Luthman (tengah) dan bakal calon Wakil Bupati (Wabup) Kukar Akhmad Zais (kanan) didampingi Ketua Timses Siswo Cahyono usai mendaftar memberi keterangan kepada awak media. (Zulkar/Komparasi)

KUTAI KARTANEGARA – Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara Awang Yacoub Luthman (AYL) dan Akhmad Zais (AZA) jadi yang pertama mendaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara (Kukar). Untuk bertarung di Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) Kukar 2024.

AYL yang mejabat ketua Partai Nasdem Kukar dan AZA sebagai Sekretaris Partai Golkar Kukar memantapkan diri dengan diiringi ratusan pendukungnya pada Rabu (28/8/2024) mencalonkan lewat jalur independen.

AYL menyatakan apresiasinya kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepadanya. Sebagai kandidat, dia berkomitmen akan menciptakan suasana politik yang sehat.

Baca Juga  Fokus Pelayanan Publik dan Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Sesuaikan Arah Pembangunan 2026

“Alhamdulilah kami bisa sampai di titik ini setelah melalui proses panjang berbulan-bulan mengumpulkan dukungan masyarakat, kami akan maksimalkan amanah ini,” katanya.

Berkas pencalonan tersebut diterima Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan. Pihaknya akan melakukan verifikasi sampai tanggal 4 September.

“Berkas AYL-AZA sudah kami terima, setelah ini akan dilakukan verifikasi dan penelitian dokumen dan disesuaikan dengan sistem informasi pencalonan (Silon),” terang Rudi.

Baca Juga  DPRD Kukar Studi Banding ke Raja Ampat, Diskusikan Potensi Wisata Daerah

Hal ini menjadi babak baru peta politik di Kukar, meski AYL-AZA berstatus sebagai kader partai. Namun Nasdem dan Golkar memilih mendukung pasangan Dendi Suryadi dan Alif Turiadi (DEAL) yang juga mendapat dukungan dari Gerindra, PAN, PKB, PKS, Hanura, Perindo, PSI, Ummat, dan Garuda.

Persaingan kuat lainnya datang dari kubu petahana yakni Edi Damansyah dan Rendi solihin. Keduanya diusung dari PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Gelora. (adv/zu)