KUTAI KARTANEGARA – Infrastruktur konektivitas jalan di wilayah Kecamatan Anggana menuju Muara Badak menjadi sorotan Wakil Ketua Sementara DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Herry Asdar. Dia mendorong pemerintah menyelesaikan masalah tersebut.
Hal ini dikarenakan adanya pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kecamatan Muara Badak akan selesai pada 2024 ini. Rumah sakit ini ditargetkan beroperasi 2025 mendatang untuk melayani masyarakat di Muara Badak, Marang Kayu dan Anggana.
Dorongan Herry Asdar tersebut sangat diperlukan untuk menunjang mobilitas saat menuju rumah sakit keadaan darurat. Pihaknya memahami infrastruktur kini terus dimantapkan. Tetapi, diharapkan jalan tembus Anggana-Muara Badak juga menjadi perhatian yang diutamakan.
“Jalan antarkecamatan itu harus tersambung dari Anggana-Muara Badak,” ucapnya.
Jalan poros Anggana-Muara Badak ini, kata Herry, memiliki panjang sekitar 26 kilometer. Setiap tahunnya Pemkab Kukar terus menggelontorkan anggaran untuk memantapkan jalan tersebut.
Jika pembangunan ini telah selesai, Herry menilai masyarakat Anggana yang ingin ke Muara Badak atau sebaliknya tidak perlu melalui Samarinda. Jalur yang ditempuh pun jauh lebih singkat, hanya memakan waktu sekira 45 menit.
“Saya harap konektivitas tiga kecamatan ini segera terhubung. Karena selama ini masyarakat yang perlu pelayanan kesehatan harus menggunakan fasilitas daerah lain,” tegasnya. (adv/zu)












