KUTAI KARTANEGARA – Pabrik pengolahan rumput laut di Kecamatan Muara Badak mendapat respon positif dari Wakil Ketua sementara DPRD Kukar Herry Asdar. Ia meyakini keberadaan pabrik tersebut memberikan dampak positif bagi warga lokal.
“Saya sudah lihat sendiri pabriknya di Muara Badak, dan memang manfaatnya banyak sekali,” kata Herry.
Jika pabrik tersebut beroperasi, kata dia, akan memberikan dampak secara perekonomian. Terutama masyarakat lokal sekitar pabrik yang menjadi pekerja pabrik.
“Selain itu, pembudidaya rumput laut juga akan meningkat pendapatannya. Menjual rumput laut tidak perlu jauh-jauh keluar Muara Badak,” sebutnya.
Herry yang juga berasal dari dapil Muara Badak ini merasa bangga dengan adanya pabrik pengolahan rumput laut. Lantaran Kukar mampu bersaing dengan daerah lainnya.
“Selama ini, pabrik rumput laut terkenal di Pinrang, Sulawesi Selatan. Kukar sudah punya pabrik, berarti hampir sama dengan Pinrang,” ucapnya.
Diketahui, pabrik pengolahan rumpuk laut Muara Badak akan beroperasi sekira Januari 2025 nanti. Saat ini, masih proses melengkapi peralatan mesin pendukung sarana pabrik. (zu/adv)












