KUKAR IDAMAN SEP 26

Strategi Disperkim Kukar Bangun Fasilitas Layanan Air Bersih untuk 10 Desa

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada 2022 berencana membangun fasilitas layanan air bersih di sejumlah desa. Yang selama ini belum terjangkau.

Kabid Penyehatan Lingkungan Disperkim, M Aidil mengatakan, desa-desa yang bakal mendapatkan air bersih melalui program Pemerintah Pusat yakni Pamsimas juga akan disasar.

“Insyaallah tahun ini kami lebih banyak ke desa-desa yang memang belum ada air bersihnya dan juga peningkatan pamsimas,” katanya.

Menurut Aidil, rata-rata desa di Kukar sudah dapat menikmati air bersih. Namun tetap ada beberapa yang masih belum merasakan hal serupa. Di Kecamatan Tabang misalnya, masih masih ada lima desa yang belum merasakan fasilitas air bersih.

Baca Juga  Deni Hakim Ingatkan Orang Tua Beri Perhatian Intensif pada Anak

Namun pihaknya menyampaikan kini tengah dalam proses melengkapi administrasi untuk proses lelang pembangunan infrastruktur air bersih di sana. “Belum ada air bersihnya, tetapi tahun ini kami sudah bangunkan. Kami juga dalam proses melengkapi administrasi lelang,” ungkap Aidil.

Dari kondisi geografis memang Kecamatan Tabang menjadi yang paling jauh di Kukar. Khususnya dari pusat pemerintahan di Tenggarong.

Aidil menyebut tidak semua desa di Tabang dapat dilayani oleh PDAM. Sehingga pemda pun mengambil langkah dengan menggunakan Program Pamsimas.

Program inilah menjadi opsi lain bagi pemda untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Pamsimas dikembangkan dan dioptimalisasi manfaatnya. Setidaknya tahun ini sada 10 desa yang ditargetkan untuk dibangunkan fasilitas air bersihnya.

Baca Juga  Jelang Pilkada Serentak, Satpol PP Kukar Diminta Gencar Lakukan Patroli 

Dua dari sepuluh desa pun sebenarnya masuk dalam pengembangan Pamsimasnya saja. Disperkim ingin memastikan program itu dapat memberikan layanan yang lebih bagus lagi. Sisanya terhitung lima desa di Tabang dan tiga desa di Anggana.

“Yang dua sebenarnya bukan desa baru, desa yang sudah ada Pamsimas dan rencana kami di Santan Ilir. Kami lagi komunikasi sama PT Indominco Mandiri (IMM) untuk CSR-nya juga ikut membantu kita,” jelasnya.

Pamsimas sendiri cakupannya tidak terlalu luas, hanya skala kecil. Untuk itu Disperkim akan mencoba meminta dukungan dari IMM agar dapat membantu cakupan layanan air bersih biar lebih luas lagi.

Baca Juga  Imbas Kekeringan, Puluhan Ribu Hektare Lahan di Balikpapan Terbakar

“Kami juga sudah menganggarkan Rp 1 M untuk Santan Ilir. Cuma kami masih berkomunikasi dengan Indominco,” pungkasnya. (zu)