Jembatan Kayu Diperbaiki, Warga Desa Bukit Pariaman Tak Khawatir Lagi Melintas

Jembatan Kayu Diperbaiki, Warga Desa Bukit Pariaman Tak Khawatir Lagi Melintas
Lokasi jembatan di Desa Bukit Pariaman yang sedang diperbaiki. (istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Jembatan penghubung antara Desa Bukit Pariaman dan Desa Bhuana Jaya akhirnya mulai diperbaiki. Warga dua desa yang selama ini bergantung pada jembatan itu untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari mengangkut hasil tani hingga antar-jemput anak sekolah, kini bisa sedikit bernapas lega.

Diketahui, sudah puluhan tahun jembatan itu berdiri menjadi saksi mobilitas warga yang makin padat dari tahun ke tahun. Namun usia yang tak muda lagi membuat kondisinya terus menurun.

Baca Juga  UPT P2TP2A Dampingi Pemulihan Mental Korban Asusila Pelajar di Loa Kulu

“Kalau hujan deras, banyak yang takut lewat. Sudah beberapa kali warga bilang takut roboh,” ungkap Kepala Desa (Kades) Bukit Pariaman, Sugeng Riyadi, Selasa (24/6/2025).

Peremajaan jembatan pun dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan pondasi, pergantian struktur utama, hingga perbaikan sisi tepi yang kerap longsor. Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor yang ditunjuk melalui proses resmi pengadaan. 

Meski proses pengerjaan masih berlangsung, akses warga tetap dijaga dengan pembangunan jembatan darurat untuk sepeda motor di sisi jembatan utama.

Baca Juga  147 Napi Lapas Tenggarong Dapat Asimilasi di Rumah

“Setiap hari dilalui motor, mobil, bahkan truk kecil. Jadi struktur barunya memang harus lebih kuat dan tahan lama,” kata Sugeng.

Dia juga mengingatkan bahwa tak hanya cukup pada pembangunan fisik. Sugeng menekankan pentingnya peran aktif warga untuk menjaga fasilitas publik agar tetap awet dan bisa dimanfaatkan bersama dalam jangka panjang.

“Kalau nanti sudah selesai, tolong dijaga. Jangan bawa muatan berlebihan atau merusak dengan sengaja. Ini milik kita bersama,” tutupnya. (adv/fjr)

Baca Juga  Erau 2025 Angkat Tema Jaga Marwah Nusantara, Logo Ketopong Sultan Jadi Simbol Utama
monperatoto monperatoto