KUKAR IDAMAN SEP 26

Pemerintah Tegas Menolak Keikutsertaan Atlet Israel pada Kejuaraan Dunia Gimnastik di Jakarta

Menpora Erick Thohir. (XL/Komparasinews)

JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI secara tegas menolak kehadiran dan keikutsertaan atlet Israel dalam Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025 yang akan digelar di Jakarta mulai 19 Oktober mendatang. Penolakan ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir, Kamis (9/10/2025) malam.

Menpora menyatakan, Pemerintah Indonesia khususnya Kemenpora mengambil sikap tegas menolak kehadiran dan keikutseraan atlet Israel untuk berpartisipasi di ajang ini.

“Tentu sejalan dengan arahan Bapak Presiden bahwa Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Kami di Kemenpora sebagai bagian dari Pemerintah tetap berpegang teguh pada prinsip tersebut,” sebut Menpora Erick.

Baca Juga  Jumat Ini Derby Papadaan Pertemukan Borneo FC Kontra Barito Putera

Dalam hal ini Menpora memberikan apresiasi kepada National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Persatuan Senam Indonesia (Persani), dan Federasi Gimnastik yang telah memahami situasi ini. Yaitu dengan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan Kejuaraan Dunia Gimnastik tetap dapat berjalan dengan aman dan tertib.

“Jangan pernah meragukan komitmen Pemerintah dan Bapak Presiden terhadap keseriusan dalam membangun olahraga Indonesia serta upaya untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat olahraga dunia. Namun demikian, ada hal-hal prinsip yang tetap harus kami jaga dan laksanakan sesuai dengan konstitusi dan kebijakan negara,” tegas Menpora Erick.

Baca Juga  Stadion Aji Imbut Siap Direvitalisasi, Dispora Kukar Tambah Fasilitas Olahraga Baru

Diketahui, sebelumnya Federasi Senam Israel mendaftarkan diri untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Gimnastik 2025 yang bakal digelar di Jakarta pada 19-25 Oktober mendatang. Salah satu atlet Israel tersebut adalah peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 dan medali perak Olimpiade Paris 2024, Artem Dolgopyat.

Informasi rencana keikutsertaan atlet Israel itu pun menuai kontroversi dan penolakan dari berbagai pihak dan para tokoh Indonesia. Hal ini mengingat Indonesia selama ini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, khususnya berkaitan sikap Indonesia dalam menentang penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina selama ini. (luk)