KUKAR IDAMAN SEP 26

Agen Tambah Pasokan Jelang Idulfitri, Pastikan Stok LPG 3 Kg di Kukar Aman

Agen Tambah Pasokan Jelang Idulfitri, Pastikan Stok LPG 3 Kg di Kukar Aman
Distribusi LPG saat pasar murah di Tenggarong beberapa waktu lalu. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Salah satu agen distribusi LPG memastikan distribusi LPG kilogram di Kutai Kartanegara berjalan tanpa hambatan. Direktur Utama PT Nararya Windi Novri Ananta menegaskan, stok saat ini dalam kondisi aman dan suplai tambahan terus disalurkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan.

“Alhamdulillah PT Nararya sampai hari ini tidak ada kendala distribusi maupun pengambilan di SPBE, semuanya lancar,” ujar Windi, Senin (16/3/2026).

Setiap hari, PT Nararya menyalurkan sekitar 2.800 tabung LPG 3 kg. Menjelang Lebaran, jumlah yang sama juga diberikan sebagai tambahan alokasi fakultatif dari Pertamina.

Tambahan pasokan kembali dijadwalkan pada 19 Maret (Hari Raya Nyepi) sebanyak 1.000 tabung dan penambahan berikutnya pada 21 Maret. Dia yakin tambahan tersebut dapat menahan potensi kenaikan harga di pasaran.

Baca Juga  Laporan Intelejen AS Ungkap Kekuasaan Iran Belum Goyah Meski Terus Diserang

“Mudah-mudahan dengan adanya tambahan ini bisa menstabilkan harga,” katanya. Distribusi LPG PT Nararya meliputi sejumlah kecamatan, seperti Kembang Janggut, Sebulu, dan Kota Bangun.

Terkait keluhan masyarakat mengenai harga LPG di tingkat pengecer yang kerap melambung, Windi menegaskan bahwa agen hanya bertanggung jawab hingga pangkalan resmi. Harga di pangkalan sudah ditetapkan pemerintah daerah sesuai HET.

“Pangkalan wajib menjual sesuai ketentuan pemerintah Kukar, yakni Rp19.000 untuk radius di bawah 60 kilometer,” ujarnya.

Untuk wilayah di atas radius tersebut, diperbolehkan tambahan biaya distribusi Rp30 per kilogram. Sementara itu, agen menjual LPG kepada pangkalan dengan harga Rp16.500 per tabung.

Baca Juga  Jelang Pilkada Serentak, Satpol PP Kukar Diminta Gencar Lakukan Patroli 

Dia menambahkan bahwa kenaikan harga biasanya terjadi di tingkat pengecer yang berada di luar kendali agen. Namun demikian, pihaknya tetap memperketat pengawasan melalui kunjungan lapangan dan pemantauan via aplikasi Merchant Apps Pertamina (MAP).

Dua petugas khusus juga ditugaskan berkeliling setiap hari untuk memastikan kepatuhan pangkalan. Saat ini PT Nararya melayani 75 pangkalan di wilayah Kukar.

Meskipun pasokan saat ini dipastikan aman, Windi mengingatkan bahwa lonjakan permintaan biasanya terjadi dua hingga tiga hari setelah Hari Raya. Kendati demikian, Windi memastikan pihaknya telah menyiapkan antisipasi agar stok tetap stabil.

Baca Juga  Miris, Guru Non-ASN di Kukar Terancam Wajib Kembalikan Honor dan Insentif

“Alhamdulillah sampai saat ini masih aman. Mudah-mudahan sampai setelah Lebaran juga tetap aman,” katanya. (fjr)