KUKAR IDAMAN SEP 26

Timnas Iran Dipersulit di Piala Dunia 2026, Hanya Diizinkan Masuk AS Saat Hari Pertandingan

JAKARTA – Perjalanan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 dipastikan tidak akan mudah. Bukan hanya menghadapi lawan di lapangan, Iran juga harus berjuang melawan kendala logistik akibat pembatasan visa yang diberlakukan Amerika Serikat (AS).

Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, mengungkapkan bahwa para pemain dan ofisial Iran hanya diizinkan masuk ke wilayah AS pada hari pertandingan dan wajib meninggalkan negara tersebut di hari yang sama.

“Kami bisa masuk pada pagi hari dan harus meninggalkan negara itu pada hari yang sama,” ujar Pasandideh.

Baca Juga  Menang 4-2, Maroko Sudahi Perlawanan Sengit Haiti di Laga Pemungkas Grup C Piala Dunia 2026

Kebijakan tersebut membuat Iran tidak dapat menginap maupun menggelar latihan resmi di AS selama turnamen berlangsung.
Sebelumnya, Iran sempat merencanakan pemusatan latihan di Tucson, Arizona. Namun rencana itu batal setelah memanasnya konflik geopolitik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran pada akhir Februari lalu.

Sebagai alternatif, Iran memilih menjadikan Meksiko sebagai basis latihan selama Piala Dunia. Meski demikian, seluruh pertandingan fase grup mereka dijadwalkan berlangsung di AS, yakni dua laga di Los Angeles dan satu laga di Seattle.

Baca Juga  Indonesia Bakal Hadapi Korea Utara di Perempat Final Piala Asia U-17 2025

Kondisi itu memaksa Tim Melli menjalani perjalanan intens setiap kali bertanding. Mereka harus terbang dari Meksiko ke AS, memainkan pertandingan, lalu kembali meninggalkan AS dalam waktu kurang dari satu hari.

Meski gencatan senjata telah diberlakukan dan upaya diplomasi terus berjalan, pembatasan perjalanan bagi delegasi Iran masih tetap berlaku.
Situasi ini menjadi tantangan besar bagi tim asuhan Amir Ghalenoei. Jadwal perjalanan yang padat berpotensi mengganggu pemulihan fisik pemain serta persiapan pertandingan.

Di tengah berbagai hambatan nonteknis tersebut, Iran dituntut mampu beradaptasi dengan cepat jika ingin menjaga asa melangkah jauh di Piala Dunia 2026. (zu)