KUKAR IDAMAN SEP 26

Usung Pemanfaatan Teknologi Informasi, Kaltim Kirim 30 Delegasi ke Penas XVI di Gorontalo

Kepala DPTPH Kaltim Fahmi Himawan. (diskominfo)

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengirimkan 30 delegasi terbaiknya untuk berangkat ke Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVI yang akan berlangsung di Provinsi Gorontalo pada 20–25 Juni 2026. Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim Fahmi Himawan.

Dijelaskan, Pemprov Kaltim terus mematangkan berbagai persiapan. Pada Penas XVI tahun ini Kaltim mengusung tema strategis terkait pemanfaatan teknologi informasi di sektor pertanian serta penguatan peran petani milenial.

Sebanyak 30 delegasi akan mewakili Kaltim dalam ajang nasional tersebut. Dari jumlah itu, 22 orang merupakan perwakilan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim, sementara sisanya panitia dan perangkat daerah yang mendampingi pelaksanaan kegiatan.

Baca Juga  Tuntas Kembalikan Mobil Dinas, Pemprov Kaltim Klaim Dana Pengadaan Masuk Kas Daerah

Fahmi berharap keikutsertaan Kaltim tidak hanya sebatas berpartisipasi, tetapi juga mampu meraih prestasi dalam berbagai perlombaan yang digelar selama Penas berlangsung.

“Ada beberapa lomba yang kita ikuti. Mudah-mudahan kita tidak sekadar berpartisipasi, tetapi juga bisa meraih penghargaan. Peserta yang kita kirim merupakan petani-petani terbaik dari kabupaten dan kota yang sebelumnya menjadi juara pada Pekan Daerah Kelompok Tani Nelayan Andalan (Peda KTNA) di Kutai Barat (Kubar),” ujarnya saat konfimasi pada 11 Juni 2026.

Baca Juga  Pemprov Kaltim Sulap Mal Lembuswana Jadi Pusat Lifestyle, Padel hingga Hotel Masuk Rencana

Menurut Fahmi, para juara Peda tersebut menjadi andalan Kaltim untuk bersaing di tingkat nasional. “Jadi yang juara-juara kita di Peda di Kubar itulah yang kita bawa ke Gorontalo,” katanya.

Selain mengikuti berbagai perlombaan, Kaltim juga akan membuka stan pameran yang menampilkan beragam komoditas unggulan daerah, mulai dari sektor perkebunan, peternakan, hingga produk tanaman pangan dan hortikultura.

Adapun perlombaan yang akan diikuti meliputi asah terampil, uji cerdas cermat, uji kesigapan, uji teknologi, serta kompetisi inovasi pertanian. (xl)