KUKAR IDAMAN SEP 26

Si Jago Merah Lalap Lima Bangunan Kos di Tenggarong, Ada Anak Kecil yang Terjebak?

Si Jago Merah Lalap Lima Bangunan Kos di Tenggarong, Ada Anak Kecil yang Terjebak?
Suasana pemadaman api kebakaran di Jalan Belida, Kecamatan Tenggarong, Senin malam. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Si Jago Merah kembali mengamuk kawasan permukiman padat di Jalan Belida Gang 2, RT 7 Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong, Senin (20/7/2026) malam. Sedikitnya lima bangunan rumah kos terdampak dalam peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa meski sempat beredar informasi seorang anak terjebak di lokasi.

Api mulai berkobar sekitar pukul 21.30 Wita dan dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan di kawasan tersebut berbahan kayu. Kondisi gang yang sempit juga menyulitkan petugas saat menjangkau titik api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara Fida Hurasani mengatakan, sedikitnya lima bangunan yang mayoritas merupakan rumah kos terdampak kebakaran. “Kurang lebih lima atap bangunan, infonya kos-kosan semua,” ujarnya.

Baca Juga  Ikut Merundung Pasien Kritis di Medsos, Dokter RSUD IA Moeis Samarinda Dinonaktifkan

Untuk mencegah api meluas, Disdamkarmatan mengerahkan delapan unit armada pemadam ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api di tengah keterbatasan akses dan pasokan air.

Menurut Fida, selain gang yang sempit, proses pemadaman juga terkendala sumber air sehingga sebagian pasokan harus diambil dari Sungai Mahakam menggunakan mobil tangki.

Meski menghadapi berbagai kendala, petugas berhasil mengendalikan kobaran api sekitar satu jam setelah kebakaran terjadi. Sekitar pukul 22.45 Wita, proses pemadaman memasuki tahap pendinginan.

Baca Juga  Sambut Kedatangan Danrem, Bupati Berau Dukung Rehab Total Markas Kodim

“Kurang lebih satu jam api bisa kami blok,” katanya.

Di tengah proses pemadaman sempat beredar kabar seorang anak terjebak di dalam bangunan. Namun setelah dilakukan pengecekan bersama ketua RT dan warga setempat, informasi tersebut dipastikan tidak benar.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Informasi mengenai anak kecil yang diduga terjebak juga sudah kami pastikan tidak benar setelah dilakukan pengecekan di lapangan,” kata Fida.

Fida juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berasal dari instalasi listrik, kompor, maupun sumber api lainnya. Dia menambahkan, kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menangani kebakaran di kawasan permukiman padat.

Baca Juga  Polda Jabar Terbukti Langgar Aturan dalam Penetapan Pegi Setiawan sebagai Tersangka

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (fjr)