KUKAR IDAMAN SEP 26

Dua Hari Dicari, Nelayan Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal

Dua Hari Dicari, Nelayan Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan saat melakukan evakuasi terhadap nelayan yang meninggal dunia di Sungai Mahakam, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. (Dok. Tim SAR)

KUTAI KARTANEGARA – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (4/8), sekitar 3,5 kilometer dari lokasi awal diduga tenggelam.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kukar Fida Hurasani mengatakan, korban ditemukan oleh tim SAR gabungan setelah dua hari dilakukan pencarian.

“Korban ditemukan sekitar 3,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi awal diduga tenggelam,” ujar Fida.

Baca Juga  Sudah Tak Bernyawa, Pemancing Tenggelam di Tenggarong Seberang Akhirnya Ditemukan

Sebelumnya, peristiwa itu bermula pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 06.30 Wita. Seorang saksi saat itu mengantar kru kapal menuju wilayah Harapan Baru menggunakan jalur Sungai Mahakam.

Sekira pukul 08.00 Wita, ketika kembali melintasi lokasi, saksi melihat perahu milik korban hanyut tanpa ada seorang pun di atasnya. Merasa curiga, saksi mendekati perahu tersebut, namun korban tidak ditemukan.

Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai nelayan yang mencari ikan dengan metode merawai di sepanjang alur Sungai Mahakam, mulai dari wilayah Pongkor hingga Jembayan RT 19.

Baca Juga  DPRD Samarinda Dukung Wajib Belajar 13 Tahun, Minta Anggaran PAUD Ditingkatkan

Saksi kemudian melaporkan temuan perahu kosong tersebut kepada warga. Pihak keluarga yang dihubungi memastikan korban belum pulang sejak berangkat mencari ikan pada pagi hari.

Berdasarkan temuan itu, korban diduga terjatuh dari perahunya dan tenggelam di Perairan Sungai Mahakam, RT 19, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setelah dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (fjr)