Bantuan dari Kemensos Segera Tiba untuk Korban Banjir di Hulu Kukar

Bantuan dari Kemensos Segera Tiba untuk Korban Banjir di Hulu Kukar
Tim Dinas Sosial Kukar saat mendistribusikan bantuan ke warga terdampak banjir. (Facebook/Dinas Sosial Kutai Kartanegara)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat koordinasi, Senin (30/5/2022). Terkait banjir yang melanda di Kecamatan Kembang Janggut dan Tabang, sebagai tindak lanjut tinjauan Bupati Kukar Edi Damansyah di lapangan beberapa waktu lalu.

Koordinasi antarpihak Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar terus dilakukan. Kepala Dinsos Kukar Hamly mengatakan, sedang mengupayakan inventarisasi data yang akurat agar bantuan warga yang kekurangan pangan bisa tepat sasaran.

Camat Tabang Faisal dan Sekcam Kembang Janggut beserta unsur Forkopimcam, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar Arfan Boma, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Wahly, serta beberapa perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tabang, Kenohan dan Kecamatan Kembang Janggut turut menghadiri rakor ini.

Baca Juga  Pemprov Kaltim Dorong Semua Kabupaten/Kota Miliki Perda Kawasan Tanpa Rokok

Hamly melaporkan, saat ini telah dipersiapkan pendirian dapur umum di sejumlah lokasi yang telah ditentukan sebagai bagian dari prosedur penyaluran bantuan di lokasi terdampak banjir. Perencanaan bagaimana memaksimalkan sumber daya yang ada di beberapa dinas instansi yang menangani berkaitan bencana di Kukar juga dievaluasi.

Diketahui, saat ini Kecamatan Kembang Janggut dan Tabang dilanda banjir tahunan. Hal ini dinilai biasa terjadi di wilayah Kukar. Sebagaimana tipikal banjir di wilayah hulu, wilayah yang berada di dataran rendah di bawah dua kecamatan ini juga akan terdampak banjir kiriman seperti Kenohan, Muara Kaman, Kota Bangun. Namun kecamatan Tabang, Kembang Janggut, dan Kenohan yang biasanya terdampak paling parah.

Untuk mengantisipasi lonjakan banjir, seluruh instansi terkait menyatakan siap untuk penanggulangannya sesuai tupoksi masing-masing. Untuk bahan pangan yang diperlukan warga dinyatakan sudah siap, hanya terkendala mahalnya biaya angkutan barang atau transportasinya ke wilayah yang terdampak banjir. Sementara biaya tersebut tidak masuk dalam pembiayaan rekening Pemkab Kukar maupun dinas instansi lainnya.

Baca Juga  Akademisi Kritik Dasar Hukum Kenaikan PBB di Balikpapan

Untuk itu Hamly berharap bantuan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tabang, Kenohan dan Kembang Janggut untuk dapat membantu biaya operasional tersebut. Para perusahaan di kecamatan tersebut tidak diminta untuk menyediakan bantuan sembako, mengingat Dinsos Kukar mendapat bantuan dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI berupa 1.000 paket lauk pauk siap saji, 300 paket makanan anak, 300 lembar selimut, 300 lembar kasur, 20 unit velbed, 100 paket family kits, 100 paket kids ware, dan dua unit tenda serba guna.

Baca Juga  Bangkitkan Aktivitas Organisasi, KNPI Kukar Perkuat Program Kesehatan Mental Lewat Odah Kesehatan Pemuda”

“Barang segera dikirim dari Gudang Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin ke Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara oleh Menteri Sosial RI Tri Rismaharini,” tegas Hamly. (zu)