KUKAR IDAMAN SEP 26

Wacana Insentif Guru Naik, Dewan Pertimbangkan Anggaran

Wakil Ketua DPRD Samarinda Subandi.

SAMARINDA – Muncul wacana dari Pemerintah Kota Samarinda untuk menaikkan insentif guru. Hal itu sedang dibahas dalam draf peraturan wali kota (perwali) dan mekanisme pembayaran insentif guru.

Perwali yang sedang dibahas tersebut kabarnya juga akan mempertimbangkan peningkatan TTP bagi guru ASN dan non-ASN di lingkungan PemkotSamarinda. Rencananya, TTP akan diberikan berjenjang. Nilai terendah sebesar Rp 800 ribu dan tertinggi ada di angka Rp 1 juta. Kendati demikian, pertimbangan besaran tersebut masih harus melihat kemampuan keuangan daerah.

Baca Juga  DPRD Kukar Prioritaskan Empat Raperda, Fokus Pembahasan dari Tata Ruang hingga Pariwisata

“Lagi dibahas, belum diputuskan. Lagi dipertimbangkan dan dibahas rencana kenaikan. Pemerintah melakukan perhitungan terhadap kemampuan keuangan, kalau mampu akan lanjut rencana itu menjadi sebuah keputusan,” jelas Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Sebaliknya, jika keuangan tak mampu, pihaknya tentu tak ingin memaksakan. Segala hal terkait wacana kenaikan TTP akan mengacu pada kemampuan keuangan daerah. Ada rumusan yang disusun oleh pemkot. Pun Andi memastikan finalisasi rancangan perwali TTP terkait guru segera dituntaskan pada minggu depan.

Baca Juga  KUA dan PPAS APBD 2024 Kukar Diproyeksikan Senilai Rp12,44 triliun

“Jadi tidak pakai perasaan, tidak pakai asumsi, ada rumusannya terhadap kemampuan keuangan daerah,” pungkasnya.

Dukungan terhadap rencana kenaikan insentif guru datang dari Wakil Ketua DPRD Samarinda Subandi. Namun, dia mengatakan rencana tersebut harus didukung dengan kecukupan anggaran pemerintah.

“Persoalannya hanya ada di seberapa besar kemampuan keuangan daerah kita. Karena beban pemerintah kan tidak hanya dalam sektor pendidikan namun masih banyak yang lain,” katanya. (ded)