Nursobah Harap Samarinda Terus Diwujudkan Menjadi Kota Peradaban

Nursobah Harap Samarinda Terus Diwujudkan Menjadi Kota Peradaban
Nursobah.

SAMARINDA – Anggota Komisi I DPRD Samarinda Nursobah turut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-355 Kota Samarinda dan HUT ke-63 Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Nursobah mengatakan, HUT ini tentu menjadi momentum yang bersejarah bagi seluruh warga Kota Samarinda. Dan apalagi usia Kota Samarinda hampir sama dengan kehadiran Belanda beberapa puluh tahun silam.

“Itu sebabnya Kerajaan Kutai menempatkan para pencari suaka di Samarinda dengan meninggalkan Masjid Sirathal Mustaqim. Ini guna mengingatkan kita dengan sejarah jaman dahulu,” kata Nursobah, Senin (23/1/2023)

Baca Juga  Kunjungi Sleman, Banggar DPRD Samarinda Belajar Optimalisasi Sumber PAD

Menurutnya, Samarinda ditetapkan sebagai ibu kota Kaltim pada 1957. Kemudian pada 1960 Samarinda menjadi kota raja, berlanjut 1969 ditetapkan sebagai kota madya, dan saat itu belum menjadi kota besar.

“Dan kini Samarinda juga akan menjadi kota penyangga untuk Ibu Kota Negara (IKN). Samarinda ini sangat strategis, tumbuh menjadi kota jasa yang tak hanya mengandalkan Sumber Daya Alam (SDA) semata,” bebernya.

Baca Juga  Dewan Kembali Lirik Sarang Walet Jadi PAD

Nursobah juga berharap semua program pembangunan dan langkah yang telah direncanakan terus mendapatkan petunjuk dari Yang Maha Kuasa serta dukungan masyarakat.

“Di ulang tahun ini, saya berharap Kota Samarinda terus mewujudkan sebagai kota peradaban. Terus menciptakan inovasi baru untuk masyarakat,” harapnya. (nta)