Megaproyek Terowongan Gunung Manggah Dianggap Bisa Atasi Kemacetan

Syamsuddin. (istimewa)

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menggarap megaproyek terowongan Gunung Manggah pada APBD Murni tahun 2023, beberapa waktu lalu. Hal tersebut diapresiasi Anggota Komisi III DPRD Samarinda Syamsuddin.

Politisi Partai PKB ini mengatakan, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Kota Samarinda.

“Sehingga kami berharap di Hari Jadi Kota Samarinda ke-355 tahun dan Pemkot Samarinda ke-63 tahun, pembangunan bisa menyentuh semua aspek kehidupan,” kata Syamsuddin.

Baca Juga  Monitoring H-1 Pilkada, Pj Gubernur Kaltim Sebut Secara Umum Persiapan Sudah Bagus

Disampaikan, pembangunan terowongan sendiri sebenarnya untuk mengurai kemacetan di Pasar Sungai Dama. Sehingga muncul opsi untuk pembangunan terowongan.

“Samarinda harus menjadi lebih baik, terlebih dengan raihan APBD Kota Samarinda yang mencapai Rp3,9 triliun,” sebutnya.

Syamsuddin melihat ada peluang untuk menjawab kebutuhan dari segala aspek. Salah satunya dengan mengatasi kemacetan di Jalan Otista dengan pembangunan terowongan.

Baca Juga  Gerbangtara Resmi Dilaunching, Bangun Momentum Gerakan Kolaborasi Multipihak untuk Nusantara Baru

“Tentu ini menjadi bagian untuk menunjang aspek peningkatan taraf hidup masyarakat. Dan semoga tahun ini PAD kita lebih meningkat,” pungkasnya. (*)