
SAMARINDA – Satuan Polisi Praja (Satpol PP) memiliki tugas menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL), anak jalanan (anjal) maupun pengamen. Tetapi tidak jarang masyarakat, kontra terhadap kinerja Satpol PP tersebut.
Kemungkinan, petugas melakukan penggusuran atau pengangkutan secara paksa. Yang berujung stigma negatif masyarakat kepada petugas Satpol PP.
Hal tersebut ditanggapi Anggota Komisi I DPRD Samarinda Elnatan Pasambe. Dia mengatakan pihaknya sudah melaksanakan sesuai prosedur.
“Saya pikir itu semua dalam kendali wali Kota dan juga saya pikir mereka sudah melaksanakan tugas sesuai dalam prosedur aturan mereka yang berlaku,” ucapnya beberapa waktu lalu.
Politisi Gerindra ini juga menuturkan akan meningkatkan pengawasan terhadap kinerja mereka. Apabila ada kejadian yang berkaitan dengan tugas Satpol PP tersebut.
“Saat ini kami tidak hanya memberikan pengawasan, tetapi kami tak jarang juga mengajak mereka untuk turun ke lapangan apabila ada kejadian atau ada penugasan yang sesuai dengan aturan mereka,” ujarnya.
Hal ini menurutnya dilakukan agar membangun, kembali kepercayaan masyarakat. Bahwa tidak selamanya Satpol PP itu bersifat arogan dan kasar.
“Ya seperti sidak atau kunjungan ke pasar-pasar yang berada di Kota Samarinda,” pungkasnya. (zu)












