
SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sejak 2022 telah meluncurkan program baru yakni Doctor on Call. Ini merupakan, program pelayanan cepat di bidang kesehatan untuk membantu pasien dalam keadaan gawat darurat.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti sendiri mengaku Doctor On Call dalam penerapannya perlu sarana dan prasarana yang lebih memadai. Untuk mendukung program tersebut.
“Perlu menambah armada, misalkan ambulans untuk pasien darurat. Seperti 119 ini juga kita belum lengkap ya,” ucapnya, Rabu (15/3/2023).
Lebih lanjut dikatakan, untuk program Doctor On Call ini harus disosialisasikan kembali kepada masyarakat.Namun perlu sinkronisasi dari SDM yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan dan rumah sakit. Supaya saat pasien dirujuk, dapat langsung mendapatkan tindakan medis.
“Jangan sampai dirujuk Doctor On Call ternyata di rumah sakit malah dokternya tidak ada. Sedangkan ini suatu keadaan yang darurat dan perlu tindakan yang cepat,” tegasnya.
Kendati demikian, Puji mengaku sebagai perwakilan masyarakat di legislator harus selalu melakukan kontrol terhadap OPD terkait. Dalam melakukan pelayanan tersebut.
“Bahkan, tercatat dalam beberapa bulan kemarin sudah ada 200 warga yang telah tertangani oleh Doctor On Call. Untuk mendorong program ini dapat maksimal, perlu juga dorongan serta edukasi kepada masyarakat,” pungkas Puji. (nta)












