KUKAR IDAMAN SEP 26

Aliran Air Melemah di Bukit Biru, Perumda Tirta Mahakam Sebut Tegangan Listrik Tak Stabil

Aliran Air Melemah di Bukit Biru, Perumda Tirta Mahakam Sebut Tegangan Listrik Tak Stabil
Kantor Perumda Tirta Mahakam di Tenggarong. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Masyarakat di wilayah Bukit Biru, Kutai Kartanegara (Kukar) dan sekitarnya sempat mengeluhkan melemahnya aliran air bersih dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi itu disebut terjadi akibat penurunan kapasitas produksi yang dipicu ketidakstabilan tegangan listrik.

Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam Suparno menjelaskan, gangguan tersebut bukan disebabkan oleh terhentinya distribusi air secara total, melainkan karena produksi air tidak berjalan maksimal.

“Air tetap mengalir, tetapi tidak maksimal karena kapasitas produksi menurun,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (22/4/2026).

Suparno menyebut, kondisi tersebut berdampak pada kinerja pompa di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mekarsari yang menjadi sumber suplai bagi wilayah Bukit Biru dan sekitarnya. Menurutnya, sistem pengolahan air sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil.

Baca Juga  Pemkab Kukar Siapkan Penggantian Biaya untuk Orang Tua yang Terlanjur Beli Seragam Sekolah

Ketika tegangan listrik berada di bawah standar, pompa tidak dapat beroperasi secara optimal. Dalam kondisi normal, dua unit pompa dioperasikan untuk menjaga distribusi tetap lancar.

Namun saat terjadi penurunan tegangan, jumlah pompa yang digunakan terpaksa dikurangi guna menghindari kerusakan peralatan. “Kalau dipaksakan, berisiko merusak pompa,” kata Suparno.

Gangguan tersebut juga dirasakan di sejumlah wilayah lain dalam satu jalur distribusi, seperti Jahab dan kawasan sekitarnya. Suparno menambahkan, dampak paling terasa terjadi pada jam beban puncak, ketika penggunaan listrik meningkat dan tegangan cenderung menurun.

Baca Juga  Polres Kukar Siagakan Ratusan Personel untuk Operasi Ketupat Mahakam 2026

“Pada jam tertentu, aliran bisa melemah bahkan tidak mengalir di beberapa titik,” jelasnya.

Setelah dilakukan penanganan oleh pihak PLN, kondisi tegangan listrik saat ini telah kembali stabil. Seiring dengan itu, operasional pompa dan distribusi air berangsur normal.

Suparno memastikan pelayanan kepada masyarakat kini telah kembali berjalan sebagaimana mestinya. (fjr)