KUKAR IDAMAN SEP 26

Anggaran Rp25 Miliar Disorot, Gubernur Kaltim Buka Suara soal Renovasi Rumah Jabatan

Foto : Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud. (Dok. Pemrpov Kaltim)

SAMARINDA — Anggaran jumbo senilai Rp25 miliar untuk penunjang fasilitas kerja dan renovasi rumah jabatan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) memantik perhatian. Nilai yang tidak kecil itu memicu tanda tanya publik, terutama terkait urgensi penggunaannya.

Data dari Inaproc Kaltim menunjukkan, anggaran tersebut tersebar ke sejumlah kebutuhan. Porsi terbesar dialokasikan untuk rehabilitasi ruang kerja gubernur sebesar Rp6 miliar. Sementara renovasi rumah jabatan mencapai Rp3 miliar.

Tak berhenti di situ, perbaikan ruang kerja Wakil Gubernur turut dianggarkan Rp1,2 miliar. Adapun belanja mebel mendekati Rp1 miliar, menambah daftar pengeluaran dalam paket anggaran tersebut.

Baca Juga  Pemprov Kaltim Sudah Kucurkan Miliaran Rupiah untuk Normalisasi SKM, Hasilnya?

Di tengah sorotan, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan, kondisi rumah jabatan saat ini memang jauh dari layak huni karena sudah lama tidak difungsikan.

“Sudah puluhan tahun tidak ditempati. Banyak bagian yang perlu dibenahi,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Rudy menepis anggapan bahwa anggaran tersebut disusun secara sembarangan. Ia memastikan seluruh proses telah melalui tahapan resmi, mulai dari pembahasan di internal pemerintah daerah hingga persetujuan legislatif.

Baca Juga  Sekda Kukar Beri Apresiasi Festival Ramadan Kelima di Maluhu

Menurutnya, pengalokasian anggaran juga telah mendapatkan lampu hijau dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Karena itu, ia menegaskan tidak ada yang ditutup-tutupi dalam penggunaan dana tersebut.

“Semua transparan dan akuntabel. Prosesnya juga sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya. (zu)