BALIKPAPAN – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPTD PPRD) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim Wilayah Balikpapan, Rabu (4/6/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau capaian pendapatan daerah pada semester I Tahun 2025 serta mengevaluasi strategi peningkatan pendapatan di semester II.
Rombongan Banggar dipimpin oleh Wakil Ketua III DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, dan diterima langsung oleh Kepala Bapenda Kaltim, Ismiati.
Dalam pertemuan tersebut, Yenni Eviliana menyoroti capaian pendapatan daerah dari Januari hingga April serta hambatan yang dihadapi oleh Bapenda Kaltim dalam optimalisasi penerimaan pajak.
Politisi PKB ini berharap pendapatan daerah terus meningkat setiap tahunnya. “Untuk meningkatkan pendapatan pajak di Kaltim, kita perlu mengetahui persentase capaian hingga bulan Juni. Jika ada kendala, harus segera dievaluasi agar hasilnya maksimal,” ujar Yenni Eviliana.
Sementara itu, Ekti Imanuel menyoroti dugaan ketidakpatuhan perusahaan tambang dan kelapa sawit dalam membayar pajak. Ia mendorong Komisi II DPRD Kaltim untuk melakukan pemeriksaan langsung ke perusahaan-perusahaan yang diduga tidak memenuhi kewajiban pajak mereka.
“Komisi II harus turun ke lapangan untuk memastikan kepatuhan pajak perusahaan-perusahaan ini,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ismiati mengapresiasi kunjungan Banggar DPRD Kaltim yang tidak hanya bertujuan untuk mengetahui perkembangan pendapatan daerah, tetapi juga melihat langsung pelayanan yang diberikan UPTD kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun masa relaksasi pajak akan berakhir pada akhir Juni, antusiasme masyarakat dalam membayar pajak masih cukup tinggi.
DPRD Kaltim berharap dapat memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam meningkatkan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan Kalimantan Timur ke depan. (adv/zu)












