KUKAR IDAMAN SEP 26
Paser  

Bankeu Tak Kunjung Turun, Persiapan Porprov Kaltim Terhambat

Foto : Kepala Disporapar Paser, Kurniawan. (Istimewa)

PASER – Kepastian penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur masih menggantung. Rapat koordinasi antara Dispora Provinsi Kaltim dan Dispora kabupaten/kota di Samarinda pekan lalu belum menghasilkan kepastian jadwal, terutama karena persoalan anggaran.

Kabupaten Paser, yang ditunjuk sebagai tuan rumah, menegaskan kesiapannya. Kepala Disporapar Paser, Kurniawan, memastikan venue hingga kebutuhan kontingen sudah dipersiapkan.

“Sebagai tuan rumah, Paser siap. Dari segi kontingen pun sudah kami anggarkan,” tegasnya.

Namun, ia mengungkapkan problem utama justru berasal dari provinsi. Hingga kini, bantuan keuangan (bankeu) provinsi untuk penyelenggaraan Porprov belum juga turun. Padahal, menurutnya, penanggung jawab utama pelaksanaan berada di tingkat provinsi.

Baca Juga  Berlangsung Meriah, Ribuan Pelajar Paser Pawai Taaruf Tahun Baru Islam

“Anggaran penyelenggaraan ini yang masih belum jelas. Dari dulu PB Porprov sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujarnya.

Kurniawan juga menyinggung bahwa dalam APBD Murni 2026 tidak ada alokasi bankeu, sementara menganggarkan melalui APBD Perubahan dikhawatirkan menimbulkan temuan BPK karena waktu pelaksanaan November 2026 yang terlalu mepet.

Melihat situasi ini, ia menilai opsi paling realistis adalah memundurkan jadwal Porprov.

Baca Juga  Pemkab Kukar Siap Penuhi Kebutuhan Operasional Lapas Anak Tenggarong

“Kalau dipaksakan, penganggarannya bermasalah. Pengadaan sarana dan prasarana perlu waktu. Tanpa kepastian anggaran, sulit direalisasikan sebelum November,” jelasnya.

Selain Paser, sejumlah kabupaten/kota lain juga menghadapi masalah serupa. Bahkan ada daerah yang belum memiliki alokasi anggaran sama sekali untuk mengikuti Porprov.

Kurniawan menyebut, bila Porprov dipindahkan ke Maret 2027, hal itu dinilai lebih aman dan tidak mengganggu persiapan Kaltim menuju BK PON.

Hingga kini, kepastian jadwal Porprov VIII Kaltim masih menunggu keputusan resmi pemerintah provinsi. (zu)