Berhasil Atasi Inflasi, Dewan Kasih Apresiasi

Anggota Komisi II DPRD Samarinda Abdul Rofik.

SAMARINDA – Setiap tahun, harga kebutuhan pokok terus merangkak naik yang menyebabkan terjadinya inflasi. Beruntung, Pemerintah Kota Samarinda masih bisa menekan angka inflasi. Tercatat, inflasi di Samarinda 4,45 persen. Angka yang cukup bagus bila dibanding nasional yang mencapai hingga 5,88 persen.

Keberhasilan pemerintah mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Abdul Rofik. Menurutnya kinerja Pemkot Samarinda patut diacungi jempol karena bisa menahan inflasi di bawah nasional, bahkan lebih rendah dari daerah lain.

Baca Juga  Wakil Bupati PPU Tegaskan Pentingnya Cek Lapangan dan Amdal Sebelum Terbitkan Izin Perumahan

“Kalau mereka berprestasi maka saya sendiri yang akan memuji mereka. Begitu juga sebaliknya, kalau mereka membohongi rakyat, maka saya sendiri yang akan bersuara lantang,” kata Rofik.

Diketahui, Pemkot Samarinda tengah menyiapkan skema perlindungan sosial lewat penggunaan dua persen Dana Transfer Umum (DTU) dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Nantinya, dana tersebut digunakan untuk empat unsur yang akan menjadi target sasaran. Di antaranya bantuan sosial, subsidi transportasi, pembukaan lapangan kerja, dan jaring pengaman sosial.

Baca Juga  Reses Ketua DPRD Samarinda Sugiyono, Warga Sampaikan Beragam Aspirasi

Dari dua sasaran tadi, Pemkot Samarinda telah merencanakan untuk menyalurkan bantuan sosial bagi 28.055 warga miskin dengan berbagai profesi pekerjaan. Mulai dari driver ojek dan angkot, nelayan, pedagang, karyawan korban PHK dengan total dana yang disalurkan sebesar Rp12,6 miliar. Rinciannya per orang akan mendapatkan Rp150 ribu dikali 3 bulan.

“Selain itu, saya kira kita juga perlu menjaga harmonisasi antara warga, pemerintah, DPR, aparat agar tidak ada gejolak di dalam daerah,” ungkap Rofik. (ded)