Bersama Wali Kota Samarinda, Sri Puji Astuti Serah Terima Renovasi Ruang Kelas Belajar dari Kemendikbud

Foto bersama acara serah terima hasil pekerjaan renovasi pembangunan ruang kelas belajar dari Kemendikbud untuk delapan gedung SMP dan SD di Samarinda. (Fahdi/DPRD Samarinda)

SAMARINDA – Bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun, Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti melakukan serah terima hasil pekerjaan renovasi pembangunan ruang kelas belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Serah terima berlangsung di halaman SMP Negeri 13 Samarinda, jalan Sukorejo, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (8/2/2022).

Dijelaskan Sri, renovasi dilakukan untuk delapan gedung SMP dan SD di Kota Tepian. Ke delapan sekolah itu di antaranya SMPN 13, SMPN 12, SMPN 15, SMPN 29 dan SMPN 41. Sementara untuk gedung SD meliputi SDN 007 Sambutan, SDN 011 Sambutan dan SDN 017 Sungai Kunjang.

Baca Juga  Ekspor AS ke Indonesia Bebas Tarif, Ekspor RI ke AS Kena 19 Persen

Politisi Demokrat ini mengharapkan ke depan proses pembangunan berjalan lancar. “Sehingga sekolah-sekolah yang gedung kelasnya kurang dapat dibangunan dan digunaka bagi anak didik ketika pembelajaran offline,” kata Puji.

Dalam sambutannya, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan terima kasih kepada Kemendikbud. Lantaran telah mengucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk renovasi ruang kelas pada sekolah-sekolah tersebut.

“Pemkot Samarinda sangat serius dan memberikan prioritas yang tinggi untuk meningkatkan fasilitas belajar di sekolah. Tentunya sekolah yang layak dan baik kualitasnya menjadi hak dari seluruh warga Kota Tepian terutama bagi anak-anak kita,” urai Andi.

Baca Juga  Subandi Apresiasi Atlet Berprestasi yang Harumkan Nama Samarinda

Menambahkan wali kota, sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda Asli Nuryadin menuturkan, tujuan renovasi melalui dana DAK ini untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Serta membawa dampak bagi peningkatan kualitas pendidikan.

“Saya berharap pihak sekolah dapat lebih meningkatkan prestasi, baik akademisi maupun non akademis serta dapat menjadi sarana pengembangan bakat, kreatifitas dan potensi diri siswa-siswi maupun pihak sekolah secara keseluruhan,” tegas Asli. (man)