KUTAI BARAT – Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin meminta para pencari kerja untuk tidak berhenti berjuang mencari peluang. Hal itu disampaikannya saat penutupan Kubar Job Fair 2026 di GOR Desnan, Kamis (28/8/2026).
Kata Edwin, keberhasilan Job Fair tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi juga dari keberlanjutan proses setelah kegiatan berakhir. Khususnya dalam memastikan pencari kerja memperoleh kesempatan untuk mengikuti tahapan seleksi hingga mendapatkan pekerjaan.
“Para pencari kerja diharapkan tidak berhenti mencari peluang setelah Job Fair berakhir, tetapi terus meningkatkan keterampilan, kompetensi, kedisiplinan dan etos kerja. Pemerintah berharap semakin banyak tenaga kerja lokal Kubar yang dapat terserap oleh perusahaan, serta semakin kuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha,” ungkapnya.
Edwin menekankan bahwa peningkatan kualitas tenaga kerja menjadi bagian penting dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Karena itu, masyarakat, khususnya para pencari kerja, didorong untuk tidak hanya mengandalkan kesempatan kerja yang tersedia, tetapi juga membekali diri dengan keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
“Pemerintah Kabupaten Kubar akan terus berupaya memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong masyarakat agar semakin produktif dan mandiri,” lanjutnya.
Edwin juga menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha perlu terus diperkuat. Menurutnya, keterlibatan perusahaan dalam membuka lowongan, pelatihan, maupun pemagangan merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Job Fair Kubar 2026 sendiri melibatkan 25 perusahaan, terdiri atas 19 perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan, satu perusahaan yang melaksanakan pelatihan kerja, serta lima perusahaan yang membuka kesempatan pemagangan mandiri.
Plt. Kepala Disnakertrans, Welsi, dalam laporannya menyampaikan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Job Fair. Dari target sebanyak 2.000 pencari kerja, tercatat sebanyak 2.048 orang telah berpartisipasi atau melampaui target sebanyak 48 orang.
Dari jumlah tersebut tersedia 364 lowongan pekerjaan dengan 55 jenis jabatan. Sebanyak 355 pencari kerja telah mengikuti proses seleksi pemberkasan dan selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi pada masing-masing perusahaan.
Welsi menegaskan, berakhirnya pelaksanaan Job Fair tidak berarti seluruh proses ketenagakerjaan selesai. Disnakertrans tetap melanjutkan koordinasi dengan perusahaan peserta untuk memastikan proses seleksi hingga penempatan tenaga kerja berjalan.
“Dengan berakhirnya kegiatan Job Fair ini bukan berarti proses selesai dan berakhir. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tetap melanjutkan proses seleksi dan saling berkoordinasi sampai akhir seleksi hingga proses penempatan tenaga kerja,” tegasnya.
Hasil seleksi walk-in interview selanjutnya masih akan diproses oleh masing-masing perusahaan. Disnakertrans akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi hingga seluruh tahapan seleksi dan penempatan tenaga kerja selesai. (xl)












