KUKAR IDAMAN SEP 26

Sejumlah Ruas Jalan Utama Sendawar Bakal Direkonstruksi, Ini Cakupannya

Sejumlah Ruas Jalan Utama Sendawar Bakal Direkonstruksi, Ini Cakupannya
Tugu Macan Dahan di Sendawar. (istimewa)

KUTAI BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) mematangkan rencana rekonstruksi sejumlah ruas jalan utama di wilayah Sendawar melalui rapat koordinasi dan presentasi perencanaan yang berlangsung di Ruang Rapat Koordinasi, Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamis (17/9/2026).

Rencana rekonstruksi tersebut mencakup Simpang Linggang Bigung–Simpang Raya–Sumber Sari–Sekolaq Muliaq hingga Mentiwan. Penanganan ruas tersebut diarahkan tidak hanya pada peningkatan kualitas badan jalan, tetapi juga penataan drainase, trotoar, akses fasilitas publik serta kawasan di sepanjang koridor.

Dalam arahannya, Bupati Frederick Edwin menekankan agar perencanaan dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kawasan Sendawar dalam jangka panjang. Setiap aspek teknis maupun nonteknis diminta dipersiapkan sejak tahap perencanaan agar pelaksanaan pembangunan nantinya dapat berjalan dengan baik.

Bupati meminta Sekretariat Daerah mengambil peran dalam memfasilitasi koordinasi dan penyelesaian berbagai kendala yang muncul, termasuk persoalan administratif serta komunikasi dengan masyarakat, pemilik lahan dan pelaku usaha yang berada di sepanjang koridor yang direncanakan.

Baca Juga  Kutai Barat Tempati Peringkat 1 Udara Paling Bersih Se-Indonesia

Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat harus mengedepankan komunikasi dan dialog sehingga terdapat pemahaman bersama mengenai tujuan pembangunan.

“Persoalan sosial maupun nonteknis yang berkaitan langsung dengan masyarakat harus kita selesaikan secara humanis melalui dialog yang konstruktif,” tegasnya dikutip dari siaran resmi.

Dari aspek teknis, Bupati meminta desain rekonstruksi tidak hanya berorientasi pada badan jalan. Penataan perlu memperhitungkan bahu jalan, drainase, gorong-gorong, saluran pembuangan serta trotoar pada kawasan yang memiliki aktivitas pejalan kaki tinggi.

Perhatian khusus juga diberikan terhadap akses menuju fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit dan pusat pelayanan masyarakat. Penataan trotoar maupun drainase diminta menyesuaikan kebutuhan akses sehingga pembangunan jalan tetap mendukung aktivitas masyarakat di sepanjang koridor.

Baca Juga  Penyanyi Lyodra Meriahkan Malam Puncak Peringatan HUT Ke-81 RI di Kubar

Sistem drainase menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam perencanaan. Penempatan parit, gorong-gorong dan saluran pembuangan harus berdasarkan kondisi teknis lapangan serta terintegrasi dengan sistem pembuangan air agar tidak menimbulkan persoalan genangan maupun banjir setelah jalan dibangun.

Frederick juga meminta agar perencanaan tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini. Desain jalan harus mempertimbangkan umur pelayanan, perkembangan lalu lintas serta arah pertumbuhan kawasan Sendawar dalam jangka panjang.

Ruas yang direncanakan tersebut merupakan bagian dari jalur penting yang menghubungkan kawasan permukiman dengan fasilitas kesehatan, pendidikan, pelayanan publik dan pusat kegiatan ekonomi. Karena itu, penataan jalan diharapkan sekaligus mendukung keterhubungan antarkawasan serta perkembangan tata ruang perkotaan.

“Perencanaan harus kita lihat untuk jangka panjang. Jalan yang dibangun harus memberikan manfaat luas, mendukung perkembangan wilayah dan mampu melayani kebutuhan masyarakat ke depan,” ujarnya.

Baca Juga  Tersebar di Delapan Lokasi, Pemerintah Serahkan Rumah Subsidi untuk Para Guru

Melalui pematangan perencanaan tersebut, Pemkab Kutai Barat berharap rekonstruksi koridor jalan utama Sendawar dapat dipersiapkan secara komprehensif, mulai dari kualitas konstruksi, sistem drainase, keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan hingga penataan kawasan. (xl)