KUKAR IDAMAN SEP 26

Kendala Jalur Distribusi Logistik Kebutuhan Masyarakat, Akses Jalan Darat ke Mahulu Jadi Prioritas

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Provinsi Kaltim, Irhamsyah. (Pemprov Kaltim)

MAHULU – Pemenuhan akses infrastruktur jalan darat menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus diupayakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Fokus utamanya ruas jalan yang selama ini belum beraspal yang selama ini menjadi kendala dalam distribusi sembako serta kebutuhan masyarakat di wilayah pedalaman.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR-Pera) Provinsi Kaltim, Irhamsyah, mengatakan penanganan jalan menuju Mahulu dilakukan secara bersama-sama antara Pemerintah Kabupaten Mahulu, Pemprov Kaltim melalui UPTD Wilayah II, serta pemerintah pusat melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Baca Juga  Jaga Stabilitas, Bulog Siapkan Ratusan Ribu Ton Beras untuk Operasi Pasar

“Panjang jalan dari Ujoh Bilang sampai Tiong Ohang sekitar 163 kilometer. Saat ini masih ada beberapa kendala, terutama sekitar 20 kilometer di Long Pakat. Di sana terdapat satu titik longsor yang secara bertahap sedang kita tangani,” ujar Irhamsyah.

Ia menjelaskan, pekerjaan penanganan di lokasi longsor terus dilakukan. Saat ini, kemajuan pekerjaan di titik tersebut telah mencapai sekitar 20 meter.

Untuk mendukung lancarnya pekerjaan di lapangan, Dinas PUPR-Pera Kaltim telah mengerahkan sejumlah alat berat dan kendaraan operasional. Peralatan tersebut antara lain satu motor grader, satu ekskavator, satu unit alat pemadam, serta dua unit dump truck.

Baca Juga  Korban Penikaman di Samarinda Seberang Kritis, Pelaku Diamuk Massa hingga Tewas

Selain memperbaiki badan jalan, pemerintah juga membangun jembatan kayu atau jembatan logging sementara. Pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk memastikan pengiriman logistik Long Apari tetap dapat berjalan menuju proses perbaikan jalan berlangsung.

Dengan dibukanya akses jalan secara bertahap, pemerintah berharap distribusi sembako dan berbagai kebutuhan masyarakat menuju wilayah pedalaman Mahulu dapat berjalan lebih lancar.

Perbaikan akses tersebut juga diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antara wilayah pedalaman Mahakam Ulu dengan daerah lainnya di Kalimantan Timur. (zu)