Dispora Kukar Hadirkan Strava Challenge Airun 2025, Dorong Budaya Olahraga Digital di Tenggarong

Foto: Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Aji Ali Husni. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam mendorong masyarakat hidup sehat melalui kegiatan olahraga yang mudah diikuti.

Tahun ini, Dispora menghadirkan Strava Challenge Airun 2025, ajang olahraga digital yang akan digelar pada Desember mendatang.
Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program tahunan yang bertujuan menumbuhkan kebiasaan berolahraga di kalangan masyarakat, khususnya warga Tenggarong yang aktif di ruang publik.

“Strava Challenge Airun kami rancang agar siapa pun bisa ikut berolahraga tanpa harus datang ke lokasi lomba. Ini bentuk adaptasi olahraga dengan perkembangan teknologi,” ujarnya saat diwawancara di Tenggarong, Jumat (7/11).

Baca Juga  RPK Kembali Difungsikan, Opsi Sarana Penyampaian Kebijakan Pemkab Kukar ke Masyarakat

Program ini menyasar para pegiat olahraga yang rutin beraktivitas di kawasan turapan Tenggarong dan Stadion Aji Imbut, sekaligus menjadi sarana mempererat komunitas lari dan pengguna aplikasi olahraga digital.

Berbeda dari lomba lari konvensional, Strava Challenge Airun 2025 mengusung konsep non-kompetitif dan fleksibel. Peserta dapat berlari di waktu dan tempat yang mereka pilih, lalu melaporkan hasilnya melalui aplikasi Strava.

“Selama satu minggu, peserta bisa mencatat dan mengunggah capaian larinya kapan saja. Tidak harus di jam tertentu, jadi semua bisa ikut menyesuaikan dengan waktu luang,” jelas Aji Ali.

Baca Juga  Gubernur Isran Noor Dorong Kebangkitan Pramuka di Kaltim

Pihaknya menilai konsep ini efektif menjangkau masyarakat lebih luas, termasuk mereka yang ingin berolahraga tanpa tekanan kompetisi. Selain itu, tantangan berbasis aplikasi juga dianggap sejalan dengan tren digitalisasi gaya hidup sehat di era modern.

Menurut Aji Ali, meningkatnya jumlah warga yang berolahraga di sekitar stadion dan jalur turapan menjadi bukti bahwa kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik terus tumbuh di Tenggarong.

“Kami ingin memfasilitasi semangat itu dengan cara yang lebih menarik dan inklusif. Lewat Strava Challenge ini, olahraga menjadi lebih mudah, menyenangkan, dan bisa dilakukan siapa saja,” ujarnya.

Dispora Kukar berharap Strava Challenge Airun 2025 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga bagian dari gerakan berkelanjutan untuk memperkuat budaya olahraga di Kukar, dengan menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat sehari-hari. (adv/zu)