Hadiri Pembukaan Erau 2024, Ketua DPRD Kukar Ajak Masyarakat Lestarikan Kebudayaan

Pembukaan Erau 2024. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Erau Adat Kutai 2024 resmi digelar pada Sabtu (21/9/2024 di Kedaton Kutai Kartanegara (Kukar), atau Museum Mulawarman. Pembukaan ditandai dengan pendirian Tiang Ayu serta pembacaan Titah Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Aji Muhammad Arifin, dilanjutkan dengan pemukulan gong dan penyalaan brong di Stadion Rondong Demang.

Ketua DPRD Kukar Sementara Farida, yang menghadiri kegiatan tersebut mengatakan kegiatan ini sangat sakral dan penting dalam melestarikan budaya lokal. Sebagai upaya untuk memajukan kebudayaan dan mengagungkan peradaban Nusantara.

Baca Juga  Lampaui Target, Biliar Kutim Bawa Pulang Sebelas Medali dari Porprov Kaltim

Farida menyebutkan bahwa Erau, yang diselenggarakan setiap tahun, adalah salah satu tradisi bersejarah bagi Kukar.

“Hari ini adalah salah satu kegiatan yang bersejarah bagi Kutai Kartanegara, khususnya Kesultanan Ing Martadipura, dalam menyelenggarakan adat terbesar, yaitu Erau. Kegiatan ini memiliki nilai budaya yang mendalam dan menjadi warisan yang harus terus dilestarikan,” jelasnya.

Farida juga mengimbau seluruh masyarakat Kukar untuk turut berpartisipasi dan menyemarakkan pesta adat tersebut. “Saya menghimbau masyarakat untuk bisa berpartisipasi dalam menyemarakkan pesta Erau, karena ini merupakan salah satu momen dan sejarah penting bagi Kukar,” tambahnya.

Baca Juga  Turun Rp142 Miliar, Perubahan APBD 2025 Kabupaten PPU Disahkan Jadi Rp2,41 Triliun

Lebih lanjut, Farida menyatakan perayaan Erau juga menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya Kutai kepada masyarakat Indonesia.

“Selain itu, Erau adalah bagian dari memperkenalkan budaya Kutai ke seluruh Indonesia. Ini merupakan kebanggaan kita bersama yang harus kita jaga dan lestarikan,” sebutnya.

Melalui perayaan Erau, Farida berharap bahwa warisan budaya Kutai akan terus hidup dan dikenal lebih luas, bukan hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional. (adv/zu)