KUKAR IDAMAN SEP 26

Hadirkan Penampilan Lokal dan Mancanegara, Pembukaan TIFAF 2022 Berlangsung Meriah

Hadirkan Penampilan Lokal dan Mancanegara, Upacara Pembukaan TIFAF 2022 Berlangsung Meriah
Bupati Kukar Edi Damansyah (dua dari kanan) ikut dalam pemukulan gimar diiringi musik tingkil dan penyalaan lampu hias, serta kembang api yang menjadi penanda terselenggaranya TIFAF 2022. (istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Upacara pembukaan Tenggarong International Folk Arts Festival (TIFAF) dengan tema “Festival Seni Nusantara Untuk Dunia” tahun 2022 berlangsung meriah pada Rabu (20/7/2022) malam di Taman Kota Raja.

Para penonton yang hadir dimanjakan sejumlah penampilan dari peserta TIFAF 2022. Mulai dari tampilan musik Olah Gubang, Tari Jepen Selamat Datang, kemudian menampilkan video kesenian dari mancanegara dan Kukar Asia Wonders. Kemudian Tari Kanjar Ganjur dan Tari Dayak Benuaq.

Total keseluruhan ada 14 peserta nasional dan sembilan peserta mancanegara yang terlibat parade pembukaan. Di antaranya Kabupaten Polaweli Mandar dari Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Banyuwangi dari Jawa Timur, Kabupaten Karawang dari Jawa Barat, Bangka Belitung, dan Kota Depok dari Jawa Barat.

Baca Juga  DPRD Samarinda Usulkan Bantuan SPP untuk Siswa Tak Lolos Sekolah Negeri

Lalu Dayak Modang, Pokan Takaq, Sanggar Tari Ngelewai, Kelompok Seni Karya Budi, Kecamatan Tenggarong, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kecamatan Loa Kulu, Kecamatan Loa Janan dan Kecamatan Sebulu.

Sedangkan peserta dari mancanegara meliputi Turki, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Taiwan, Peru, Rumania, Venezuela, North Cyprus, dan Bulgaria.

TIFAF 2022 secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi, Bupati Kukar Edi Damansyah turut mendampingi.

Pemukulan gimar yang diiringi dengan musik tingkil dan penyalaan lampu hias, serta kembang api menjadi penanda atas terselenggaranya TIFAF 2022 yang akan berakhir pada tanggal 24 Juli nanti.

Baca Juga  Pemkab Kukar Tanggung Biaya Penyeberangan Kapal Akibat Penutupan Jalan Pendamaran, Ini Kategorinya

“Harapan kami acara ini dapat diselenggarakan setiap tahun. Tidak hanya di Kukar, tapi di seluruh kabupaten/kota di Kaltim,” kata Hadi.

TIFAF yang dimeriahkan sembilan grup kesenian rakyat mancanegara itu diharapkan bisa lebih memperkenalkan budaya asli dari Kukar.

“Dengan ditetapkannya Kaltim sebagai IKN, mudah-mudahan TIFAF menjadi even yang membawa Kaltim menjadi negeri yang dikenal di seluruh dunia,” harapnya.

Sementara itu Bupati Edi Damansyah mengatakan event ini telah masuk dalam kalender event nasional, juga kalender event pemda.

Baca Juga  Penampilan Paskibraka Bikin Kagum, Legislator Kukar Ini Sampai Merinding

“Keberadaan TIFAF sudah delapan tahun, pemkab bekerja sama dengan CIOFF, dan menjadi penghubung dengan dengan pihak mancanegara,” terangnya. (zu)