Ikuti Gowes Fun Kukar Idaman 2025, Bupati Kukar Senang Bisa Kembali Bersepeda

Ikuti Gowes Fun Kukar Idaman 2025, Bupati Kukar Senang Bisa Kembali Bersepeda
Bupati Kukar Edi Damansyah saat memberikan sambutan di kegiatan Gowes Fun Kukar 2025. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar kegiatan Gowes Fun Kukar Idaman 2025 pada Ahad (13/4/2025). Dimulai dari Pendopo Odah Etam lalu menuju garis finis di Waduk Panji Sukarame, Tenggarong. Agenda ini diikuti berbagai pegiat olahraga sepeda dan dihadiri juga oleh Bupati Kukar Edi Damansyah.

Edi Damansyah mengungkapkan rasa syukurnya dapat kembali bersepeda setelah kurun waktu yang cukup lama.

“Saya sebagai pembina Goweser di Kutai Kartanegara merasa senang bisa kembali bergabung, karena dalam enam bulan terakhir saya belum sempat naik sepeda,” ucapnya.

Baca Juga  Sebut Samarinda Bukan Kota Layak Huni, Angkasa Jaya: Banjir seperti Arisan

Gowes Fun Kukar Idaman 2025 sekaligus dirangkai dengan Halalbihalal bersama para Goweser se-Kukar. Edi mengapresiasi kepada Komunitas Goweser karena telah berkembang pesat.

“Karena ini masih dalam suasana bulan Syawal. Jadi sebenarnya ini adalah inisiatif pelan-pelan dari teman-teman komunitas. Saya mengucapkan terima kasih karena komunitas Goweser ini terus berkembang,” ungkapnya.

Kemeriahan acara terlihat dengan banyaknya goweser yang mengikuti kegiatan, menandakan kesadaran akan pentingnya berolahraga di masyarakat telah tumbuh. Edi Damansyah menjelaskan pentingnya tetap berolahraga supaya kondisi tubuh tetap prima di masa tua.

Baca Juga  Rencana Aksi Harus Rinci, Bupati Edi Minta Data PKH Kukar Tepat Sasaran

“Ketika sudah memasuki usia 50 tahun ke atas, bahkan mendekati 60, pilihan olahraga pun makin terbatas, seperti jogging, renang, atau bersepeda. Kita juga akan sampai di usia itu, jadi olahraga seperti ini bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat,” ucapnya.

Selain berolahraga, Edi juga berpesan kepada masyarakat agar mengendalikan suasana hati dah menjaga ibadah.

“Kendalikan suasana batin, dan yang paling utama, jangan lupa beribadah serta tetap bahagia dalam menjalani hidup,” pungkasnya. (adv/fjr)