KUKAR IDAMAN SEP 26

Imbangi Arab Saudi, Tanjung Verde Cetak Sejarah Tantang Argentina di Piala Dunia 2026

Para pemain Tanjung Verde merayakan keberhasilan mereka melaju ke babak 32 besar. (FIFA)

HOUSTON – Tanjung Verde berhasil mengukir kisah dongeng luar biasa di Piala Dunia FIFA setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi. Sekaligus mengamankan tiket kelolosan dari Grup H mendampingi Spanyol yang keluar sebagai juara grup.

Skuad berjuluk The Blue Sharks tersebut sebelumnya juga sukses menahan imbang sang juara Eropa pada laga pembuka, sebelum kemudian meraih hasil imbang 2-2 kontra Uruguay. Hasil pertandingan malam ini, yang dibarengi dengan kemenangan Spanyol atas Uruguay, memastikan kedua tim berhak melaju ke babak berikutnya. Sementara itu, Arab Saudi harus puas menjadi juru kunci grup dengan raihan dua poin.

Kedua tim sama-sama kesulitan menciptakan peluang emas sepanjang babak pertama. Peluang terbaik Tanjung Verde didapat melalui Jamiro Monteiro yang berhasil melewati Saud Abdulhamid, tetapi sepakan mendatarnya masih mampu ditepis oleh Mohammed Al-Owais ke luar lapangan.

Baca Juga  Kurangi Pengangguran, Pemprov Kaltim Galang Kolaborasi Penyediaan Lapangan Kerja

Monteiro kembali mendapatkan peluang pertama di babak kedua. Wagner Pina yang bergerak di sisi kanan melepaskan umpan tarik kepada pemain bernomor punggung 10 tersebut, namun tembakannya kurang keras sehingga dengan mudah diamankan oleh kiper Arab Saudi. Kevin Pina kemudian mencoba peruntungannya lewat tembakan melengkung dengan kaki kiri, tetapi bola masih menyamping tipis di sisi tiang gawang.

Meski peluang tersebut belum menguji Al-Owais, sang penjaga gawang dipaksa melakukan penyelamatan gemilang tak lama berselang. Melalui skema serangan balik cepat, Nuno da Costa menggiring bola ke tepi kotak penalti sebelum menyodorkannya kepada Laros Duarte yang berlari menyambut bola. Beruntung, Al-Owais tampil sigap untuk menutup ruang dan menggagalkan peluang sang gelandang.

Baca Juga  Kadiskominfo Staper Kutim Komitmen Tingkatkan Kualitas Transformasi Digital

Da Costa kembali dibuat tidak percaya di menit-menit akhir laga. Garry Rodrigues melakukan aksi impresif di sisi kanan lalu mengirimkan umpan matang kepada pemain bernomor punggung 11 tersebut. Meski gawang sudah terbuka lebar, sepakan mendatarnya justru melambung di atas tiang jauh.

Kendati gagal memanfaatkan peluang-peluang tersebut, Tanjung Verde tetap berhasil mengamankan tiket bersejarah ke babak 32 besar. Sang pelatih, Bubista, kini bersiap memimpin anak asuhnya untuk menantang juara bertahan Argentina di Miami pada tanggal 3 Juli.

Baca Juga  Kemenag Kukar Didesak Usut Tuntas Dugaan Pelecehan di Ponpes Tenggarong Seberang

Tanjung Verde menjadi negara pertama sejak Cile pada Piala Dunia Prancis 1998 yang berhasil lolos dari babak penyisihan grup setelah bermain imbang di seluruh pertandingan mereka. (xl)