KUKAR IDAMAN SEP 26

Indonesia Gagal di Fase Grup Piala Thomas 2026, PBSI Minta Maaf dan Akui Keunggulan Lawan 

Indonesia Gagal di Fase Grup Piala Thomas 2026, PBSI Minta Maaf dan Akui Keunggulan Lawan 
Muhammad Shohibul Fikri & Fajar Alfian (Humas PP PBSI)

JAKARTA – Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyampaikan permintaan maaf usai Kontingen Indonesia gagal total di Piala Thomas 2026. Untuk pertama kalinya sepanjang keikutsertaan di Piala Thomas, Indonesia gagal lolos dari fase grup. 

“Atas nama PBSI, saya memohon maaf karena belum bisa memberikan hasil yang terbaik untuk Thomas Cup kali ini. Harus kami akui Prancis tampil lebih baik dari kita hari ini,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Eng Hian dalam siaran pers, Rabu (30/4/2026).

“Kami menerima hasil ini dan mengakui keunggulan tim Prancis yang mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik di setiap partai,” imbuhnya.

Diketahui, Tim Thomas Indonesia tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Indonesia sendiri sebelumnya berhasil meraih satu kemenangan penting atas Thailand dengan skor 3-2. 

Baca Juga  Terungkap! LADI Menunggak Biaya Uji Sampel Doping ke Laboratorium Qatar

Sayangnya langkah Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan harus terhenti di fase grup setelah mengalami kekalahan dari Prancis dengan skor 1-4, yang menempatkan Indonesia di posisi ketiga klasemen akhir Grup D.

Sementara itu, Thailand keluar sebagai juara Grup D setelah mencatatkan kemenangan meyakinkan atas Prancis dengan skor 4-1. Prancis memastikan diri sebagai runner-up grup dan mendampingi Thailand melaju ke babak perempat final.

Eng Hian menjelaskan bahwa secara strategi dan komposisi pemain, tim Prancis memiliki keuntungan tersendiri. Kehadiran Popov bersaudara yang bermain rangkap di sektor tunggal maupun ganda memberikan fleksibilitas dalam penyusunan line-up. 

Hal ini membuat tiga partai awal didominasi sektor tunggal, yang secara peringkat dunia maupun rekor pertemuan relatif berimbang dengan pemain Indonesia.

Baca Juga  Perkuat Literasi Digital, Ribuan Anggota Forum Komunikasi KIM Samarinda Siap Perangi Hoaks

Kapten tim Indonesia pada Piala Thomas 2026, Fajar Alfian, menyampaikan permohonan maaf atas kegagalan tim usai kalah dari Prancis pada fase penyisihan grup, yang membuat skuad Merah Putih gagal melangkah ke perempat final ajang beregu tersebut di Horsens, Denmark. Ia juga menilai tim Prancis tampil sangat baik pada laga penentuan tersebut.

“Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam. Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi tim Prancis juga tampil sangat baik,” katanya.

“Kami mengerti performa kami belum maksimal dan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih untuk semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat,” tambah Fajar.

Baca Juga  DPRD Kukar Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Pendamping Jembatan Besi

Hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi PP PBSI dalam melakukan pembinaan dan persiapan ke depan. Fokus ke depan akan diarahkan pada peningkatan konsistensi performa, kesiapan fisik, serta mental bertanding. Khususnya dalam menghadapi tim-tim dengan fleksibilitas komposisi pemain seperti yang ditunjukkan oleh Prancis. (xl)