KUKAR IDAMAN SEP 26

Jadi Tuan Rumah BBGRM Tingkat Provinsi, DPMPD Kukar Lakukan Pemantapan

DPMPD Kukar melakukan rapat koordinasi pemantapan kegiatan BBGRM ke-20 tingkat Provinsi Kaltim, Senin (9/10). (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan pemantapan persiapan peringatan ke-20 Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Provinsi Kaltim tahun 2023 di Kecamatan Muara Badak sebagai tuan rumah.

Kepala DPMPD Kukar Arianto mengatakan, ditunjuknya Muara Badak sebagai tuan rumah karena tidak luput atas prestasinya. Pasalnya dalam lomba BBGRM tingkat Provinsi, Kukar diwakili Desa Badak Baru dan juara lomba desa tingkat Provinsi Kaltim diwakili Desa Salo Palai.

“Pelaksanaan puncak BBGRM pada tanggal 18-19 Oktober yang tinggal beberapa hari lagi,” ungkapnya.

Baca Juga  Suporter Kukar Gelar Aksi Solidaritas untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang

Lebih lanjut dikatakan, keterlibatan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tugas dan fungsi yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan ini. Sebagai tuan rumah diharapkan bisa menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut para tamu dari 10 kabupaten/kota Se-Kaltim.

”Dari pihak provinsi kami minta agar bisa saling sinkronisasi kegiatan yang memang menjadi rundown-nya. Untuk disampaikan secara detail sehingga dari pihak kabupaten tidak ada salah komunikasi dalam pelaksanaannya,” ujar Arianto.

Rencananya acara BBGRM akan dilaksanakan dari tanggal 18-19 Oktober 2023, di mana tanggal 18 Oktober 2023 akan dilaksanakan rakor seluruh Kepala DPMPD beserta seluruh ketua LPM se-Kaltim dan musyawarah daerah seluruh Ketua LPM.

Baca Juga  Pemkab PPU Mulai Terapkan Reformasi Birokrasi Tematik Penanggulangan Kemiskinan

Selanjutnya tanggal 19 Oktober 2023 kegiatan puncak BBGRM kegiatan bersih-bersih lingkungan atau gotong royong serentak seluruh kabupaten/kota se-Kaltim, penanaman pohon penghijauan, pameran produk unggulan desa kecamatan setempat, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, kesenian daerah, hingga kegiatan seremonial.

“Penanaman seribu pohon akan dilakukan semua kepala daerah se-Kaltim termasuk Pj Gubernur, Camat dan LPM secara simbolis. Tanaman yang dipilih adalah petai dan jengkol karena ini komoditas ekonominya cukup tinggi,” terangnya. (zu)