KUKAR IDAMAN SEP 26

Jerman Pulang Lebih Awal, Kalah Adu Penalti Lawan Paraguay di Piala Dunia 2026

Jerman Pulang Lebih Awal, Kalah Adu Penalti Lawan Paraguay di Piala Dunia 2026
Jerman dipermalukan Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (getty)

BOSTON – Jerman dan Paraguay bertarung selama 120 menit, tetapi pasukan Gustavo Alfaro tampil tenang pada babak adu penalti untuk mengamankan kemenangan bersejarah di babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Boston, Selasa (30/6/2026) WIB.

Setelah berjuang selama 120 menit, Paraguay sukses menaklukkan juara dunia empat kali, Jerman, melalui drama adu penalti untuk melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA 2026.

Pasukan Gustavo Alfaro menyuguhkan performa bertahan yang luar biasa, yang sebagian besar mampu meredam lini serang Jerman. Kendati mereka membiarkan wakil Eropa tersebut mendominasi penguasaan bola. 

Pada babak pertama, Jerman terus-menerus mengalirkan bola untuk mencari celah di lini pertahanan Paraguay, namun upaya Leroy Sane, Florian Wirtz, dan Kai Havertz berulang kali berhasil dipatahkan oleh Orlando Gill dan kawan-kawan.

Menjelang akhir babak pertama, La Albirroja secara mengejutkan mencuri keunggulan di tengah tekanan lawan (against the run of play) melalui salah satu dari sedikit peluang tendangan penjuru mereka dalam laga ini. Umpan yang melengkung menjauhi gawang (outswinger) sempat ditinju oleh Manuel Neuer, tetapi Paraguay berhasil menguasai kembali bola tersebut. 

Baca Juga  Siap-Siap! Program Beasiswa Kaltim Tuntas Kembali Dibuka 20 Februari

Matias Galarza kemudian melepaskan umpan silang indah yang langsung ditanduk masuk oleh Julio Enciso yang berdiri bebas tak terkawal.

Julian Nagelsmann memasukkan seluruh opsi penyerangnya sebagai upaya untuk menghindari adu penalti. Jerman sempat mengira mereka telah mencetak gol kemenangan melalui Jonathan Tah, namun gol tersebut dianulir karena pelanggaran yang dilakukan oleh Waldemar Anton terhadap Gill.

Jerman memilih untuk mengeksekusi penalti lebih dulu di hadapan para pendukungnya sendiri, tetapi segalanya langsung berjalan keliru sejak awal. Gill sukses menepis tendangan penalti Havertz. Setelah diwarnai aksi saling berbalas dengan beberapa kegagalan eksekusi dari kedua kubu, La Albirroja akhirnya mengunci kemenangan melalui penyelesaian tenang Jose Canales.

Baca Juga  Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia, Erick Thohir: Saya Sudah Berjuang Maksimal

Wakil Amerika Selatan ini akan menghadapi pemenang antara Prancis v Swedia di Philadelphia pada 4 Juli mendatang. Adapun gol Julio Enciso pada babak pertama merupakan gol perdana Paraguay di fase gugur Piala Dunia.

“Saya rasa perasaan ini sulit untuk dijelaskan. Saya sangat bangga dengan rekan-rekan setim, dengan grup ini. Saya rasa saya pernah mengatakan pada wawancara sebelumnya bahwa grup ini layak mendapatkan satu pertandingan lagi, dan dengan semua yang telah kami lalui, saya paling terkesan dengan persatuan kami,” ucap pemain Paraguay, Gustavo Gomez. 

“Kami memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menghadapi situasi apa pun. Jerman sadar bahwa mereka harus bekerja sangat keras untuk bisa mengalahkan kami,” imbuhnya.

Sementara itu kiper Paraguay Orlando Gill menyebut kemenangan ini sebagai sensasi yang luar biasa. 

Baca Juga  DPRD Kaltim Bahas RPJMD 2025–2029 dan LKPJ Gubernur 2024

“Itu adalah pertandingan yang berat. Kami berhasil bertahan. Kami membuka keunggulan, mereka menyamakan kedudukan, tetapi kemudian kami mampu mempertahankannya. Tentunya, kami telah menganalisis setiap pemain dan setiap detail dari para eksekutor penalti mereka,” ungkapnya.

“Puji Tuhan saya bisa menyelamatkan dua penalti. Ini adalah sebuah keistimewaan; kami menyingkirkan seorang juara. Kemenangan ini didedikasikan untuk seluruh rakyat Paraguay,” pungkas Orlando. (xl)