Joni Ajak Masyarakat Awasi Pemilu

Joni Ajak Masyarakat Awasi Pemilu
Ilustrasi. (Shutterstock/livyah08)

SAMARINDA – Tahapan pemilihan umum (Pemilu) telah resmi dimulai Komisi Pemilihan Umum (KPU). Terbaru, KPU menggelar verifikasi partai politik peserta pemilu. Dalam setiap perhelatan pesta rakyat ini, money politik atau praktik politik uang selalu ramai dibahas.

Anggota DPRD Samarinda Joni Sinatra Ginting mengatakan, praktik money politik dalam setiap ajang pemilu nyaris tak bisa dihindari. Namun bisa diantisipasi jika pengawasan tak hanya dilakukan oleh Bawaslu atau KPU, tetapi juga melibatkan masyarakt umum.

Baca Juga  Disbun Kaltim Beri Pelatihan Pengendalian Kebakaran Lahan dan Kebun

“Semua unsur harus terlibat tidak hanya pengawas pemilu,” kata Joni.

Komisi I DPRD Samarinda ini melanjutkan, praktik politik uang atau pemberian sesuatu untuk mempengaruhi suara masyarakat tidak akan berpengaruh kepada masyarakat saat ini. Dia justru menyarankan calon-calon yang akan berlaga di 2024 nantinya lebih dini bersosialisasi ke masyarakat.

“Lebih bagus kalau mau bantu masyarakat sekarang saja, jangan nanti pas pemilu karena pelanggaran itu ada pidananya,” ungkapnya.

Baca Juga  RUU TNI Sah Jadi Undang-Undang, Ini Pasal yang Berubah

Sebab, melakukan praktik curang saat pemilu nantinya hanya akan menciptakan suasana yang tidak harmonis dan dapat memecah belah masyarakat. Hal itu juga sama sekali tidak memberi edukasi apa apa ke masyarakta bahkan justru sebaliknya.

“Mari kita sama-sama jaga situasi dan kondisi tetap kondusif sampai 2024 nanti,” pinta Joni. (ded)