KUKAR IDAMAN SEP 26

Kasat Narkoba Kukar Diduga Terlibat Kriminal, Kapolda Kaltim Klaim Zero Tolerance

Kasat Narkoba Kukar Diduga Terlibat Kriminal, Kapolda Kaltim Klaim Zero Tolerance
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro saat diwawancarai usai membuka Panen Raya Jagung Serentak di Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro memastikan proses pemeriksaan terhadap Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar) AKP Yohanes Bonar Adiguna terus berlangsung. AKP Yohanes diduga terlibat dalam perkara narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Namun hingga kini, kepolisian belum membeberkan secara rinci kronologi kasus tersebut karena masih dalam tahap pengembangan.

“Ya, Kasat Narkoba, kami lakukan penindakan. Masih dalam proses pemeriksaan di Polda,” ujar Endar Priantoro, usai membuka Panen Raya Jagung Serentak di Desa Embalut, Sabtu (13/5/2026).

Baca Juga  Inflasi Kaltim Maret 2026 Capai 3,31 Persen, Samarinda Tertinggi

Dia menegaskan, Polda Kaltim menerapkan sikap tanpa toleransi terhadap pelanggaran hukum, termasuk jika melibatkan anggota kepolisian. “Kami zero tolerance. Kami akan tindak semua, baik itu anggota maupun masyarakat,” katanya.

Saat ditanya mengenai kronologi penangkapan, Endar belum bersedia memberikan penjelasan lebih lanjut. Endar menyebut penyidik masih mendalami perkara tersebut. “Belum bisa saya sampaikan karena masih dalam proses pengembangan,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar mengatakan proses penyelidikan sepenuhnya ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim. “Untuk proses ini nanti dari Ditresnarkoba yang menyampaikan karena mereka yang melakukan proses penyelidikan,” katanya.

Baca Juga  Semua Fraksi DPRD Kukar Minta Pemkab Optimalkan Serapan Anggaran 2023

Khairul juga membenarkan adanya barang bukti narkotika jenis liquid dalam perkara tersebut. Namun ia memastikan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kasus itu diduga tidak melibatkan anggota polisi lain.

“Tidak, pribadi,” ujarnya saat ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan personel lain. Hingga saat ini, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim masih melakukan pendalaman terhadap kasus yang menjerat perwira polisi tersebut. (fjr)