
SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan beasiswa menjadi solusi dan aspek penting. Untuk memacu semangat belajar dan membantu masyarakat yang tidak mampu.
Dia menyampaikan, pelajar SD dan SMP di Samarinda menerima beasiswa melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Beasiswa mandiri lainnya. Berbeda halnya dengan yang ada di provinsi, Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) itu, kebanyakan adalah para Mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Bahwa banyak cara yang bisa dikembangkan, salah satunya melalui perwakilan DPR RI dari Kaltim untuk membantu pelajar SD dan SMP yang ada di Kota Samarinda dalam memberikan Beasiswa,” ucapnya, Selasa (14/2/2023).
Dia menambahkan, banyak bantuan dari Anggota DPRD Kota Samarinda. Ini memberikan beasiswa namun tidak tersosialisasikan secara luas.
“Kami juga menghimbau kepada guru-guru DPRD disetiap dapil, beri informasi kepada kami untuk mengetahui pelajar yang membutuhkan beasiswa, namun nantinya jumlah itu tidak banyak,” katanya.
Deni menjelaskan, saat ini belum ada program khusus yang dicanangkan untuk beasiswa. Namun pihaknya mencoba mengusahakan secara maksimal untuk bisa memberikan beasiswa kepada masyarakat yang tidak mampu.
“Artinya bukan bantuan sosial saja, namun bantuan dalam bentuk beasiswa bisa dijalankan,” tambahnya.
Deni juga sangat menyayangkan forum CSR belum berjalan secara maksimal dan merata. Terutama masalah pendidikan bagi pelajar di Samarinda.
“Berdasarkan data dari Disnaker bahwa terdapat lebih daripada seribu perusahaan yang ada di Samarinda. Jika satu perusahaan dapat menyumbang Rp1 Juta jika dikali banyaknya perusahaan maka bisa mendapatkan dana yang besar,” pungkasnya. (zu)












