Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Non ASN di Kukar

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru Non ASN di Kukar
Sosialisasi Percepatan PIP dan Program Aneka Tunjangan Guru Non ASN di SDN 008 Tenggarong Seberang. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Pendidikan bukan sekadar ruang belajar, tetapi jembatan kesetaraan sosial. Pesan inilah yang disampaikan Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian pada kegiatan Sosialisasi Percepatan Program Indonesia Pintar (PIP) dan Program Aneka Tunjangan Guru Non ASN di SDN 008 Tenggarong Seberang, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah stakeholder, di antaranya Penanggung Jawab Aneka Tunjangan Guru Non ASN Pusat Layanan Pendidikan Kemendikdasmen RI, Jumadi, Tenaga Ahli Komisi X DPR RI Dr Nuzul Husnah, MM, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, KCD Wilayah III Provinsi Kaltim, pengawas sekolah, kepala sekolah, komite sekolah, hingga perwakilan BRI dan BNI sebagai penyalur bantuan.

Baca Juga  Dewan Minta PKL Tepian Harus Diajak Bicara

Dalam sambutannya Hetifah menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap anak bangsa, dan negara wajib memastikan tidak ada anak yang tertinggal karena faktor ekonomi.

“PIP menjadi jaring pengaman agar anak miskin atau rentan tidak putus sekolah. Sementara, insentif bagi guru non-ASN adalah bentuk keberpihakan negara terhadap para pendidik yang tetap mengabdi meski belum tersertifikasi,” ujar Hetifah.

Dia juga menyoroti bahwa pendidikan adalah instrumen utama mobilitas sosial yang dapat membuka kesempatan setara bagi semua kalangan. 

Tanpa akses pendidikan, kesenjangan sosial-ekonomi akan semakin melebar. Karena itu, Komisi X DPR RI mendorong sejumlah langkah strategis, di antaranya penambahan anggaran untuk menyesuaikan biaya PIP jenjang SD dan SMP, perluasan PIP hingga jenjang TK dan pendidikan nonformal, peningkatan kesejahteraan dan insentif bagi guru non-ASN, penguatan validasi data agar penyaluran bantuan tepat sasaran, pemerataan akses pendidikan yang benar-benar inklusif bagi seluruh anak bangsa.

Baca Juga  Herry Asdar Ajak Masyarakat Kukar Tingkatkan SDM untuk Menyambut IKN

Sementara itu, Plt Kepala Bidang SMP Disdikbud Kukar Emy Rosana Saleh menyambut baik pelaksanaan sosialisasi ini.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena langsung mendekatkan para penerima bantuan dengan pihak terkait, termasuk bank penyalur. Dengan kolaborasi seperti ini, proses penyaluran bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Emy.

Dia juga berpesan kepada para siswa penerima bantuan agar memanfaatkan dana yang diberikan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan belajar dan meningkatkan prestasi.

Baca Juga  Pansus LKPj Wali Kota 2022 Ungkap Realisasi Anggaran DLH Samarinda Tak Efektif

“Gunakan dana bantuan untuk kebutuhan sekolah, agar kalian bisa belajar dengan tenang dan berprestasi,” pesannya. (fjr)