KUTAI KARTANEGARA – Pengulangan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kutai Kartanegara (Kukar) telah dilaksanakan di TPS 003 Desa Bukit Raya, Tenggarong Seberang, Selasa (22/4/2025). Pengulangan ini dilakukan setelah ditemukan masyarakat yang tidak tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) namun ikut mencoblos pada PSU sebelumnya pada Jumat (19/4/2025).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar Rudi Gunawan menyampaikan, meskipun terdapat penurunan dalam partisipasi pemilih, pelaksanaan PSU berjalan dengan lancar.
“Tercatat dari 566 orang yang terdaftar di DPT, 344 pemilih hadir pada PSU kali ini, dengan 339 suara sah dan 5 suara tidak sah,” jelasnya.
Namun Rudi menambahkan, terdapat 222 pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya atau lebih dikenal dengan golongan putih (golput). Sebagian besar dari mereka memilih untuk tetap bekerja, menjadi salah satu faktor penurunan jumlah pemilih yang hadir. Sebagai perbandingan, pada PSU lalu, 421 pemilih tercatat hadir.
“Partisipasi pada PSU kali ini mencapai 60,8 persen, yang masih tergolong tinggi mengingat pelaksanaan pada hari kerja,” ujarnya.
Menurut Rudi, pelaksanaan PSU berjalan tertib dari pukul 07.00 hingga 12.00 siang. Meski ada penurunan, tahapan PSU tetap berjalan sesuai regulasi yang ada.
“Rekapitulasi hasil suara tingkat Kecamatan Tenggarong Seberang akan segera dilakukan, dan dilanjutkan dengan pleno di tingkat kabupaten,” tambahnya.
Sementara itu Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kukar Teguh Wibowo mengungkapkan, pihaknya telah mengawasi jalannya PSU dengan cermat dari awal hingga perhitungan suara selesai.
“Kami fokus pada pengawasan teknis penyelenggaraan pemungutan suara, untuk memastikan semua tahapan berjalan sesuai regulasi,” jelasnya.
Selain itu, Teguh juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap keamanan dokumen dan hasil perhitungan suara. Pihaknya akan mengawal hasil rekapitulasi suara hingga ketingkat kecamatan.
“Kami mengawal dokumen dari tingkat PPS ke PPK, dan hampir seluruh kecamatan di Kukar telah mengirimkan hasil rekapitulasi suara. Hanya Tenggarong Seberang yang belum karena PSU baru saja dilaksanakan,” tandasnya. (fjr)












