KUKAR IDAMAN SEP 26

Pelantikan Bupati dan Wabup Kukar Diharapkan Perkuat Koordinasi dengan Pemprov

Foto bersama Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wabup Rendi Solihin dengan Gubernur Kaltim Rudy Masud. (fajar/komparasinews)

SAMARINDA – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Periode 2025-2030 resmi digelar. Berlangsung di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Senin (23/6/2025), Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin secara resmi menjadi Bupati dan Wakil Bupati (Wabup).

Pelantikan tersebut dilakukan setelah melalui proses panjang demokrasi di Kukar. Melewati dua tahapan yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud melantik langsung kepala daerah Kukar tersebut. Dalam sambutannya, dia mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wabup yang telah dilantik serta diharapkan mampu mengemban amanah yang diberikan.

Baca Juga  Nurhadi Saputra Sebut Industri Perhotelan Bakal Lesu Dampak Efisiensi Anggaran

“Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh komitmen, dedikasi, dan integritas demi kemajuan Kutai Kartanegara dan kesejahteraan masyarakatnya,” ujarnya.

Lebih lanjutnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) menunggu program-program yang akan dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar di bawah kepemimpinan baru.

“Ditunggu terobosan-terobosan baru untuk memajukan Kutai Kartanegara. Membuat gebrakan baru yang hebat, khususnya terkait infrastruktur jalan kabupaten yang masih memprihatinkan,” kata Rudy.

Disampaikannya, Pemprov Kaltim memiliki tugas dan wewenang mewakili Pemerintah Pusat untuk menjembatani rencana pembangunan antardaerah sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2018.Rudy menambahkan, kehadiran Bupati dan Wabup yang baru saja dilantik harus menjadi upaya untuk memperkuat kordinasi antara Pemprov dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

Baca Juga  Bupati Kukar Lantik Kades PAW Purwajaya, Minta Fokus Pertanian dan Pemberdayaan

“Kami berharap koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi terus diperkuat agar pembangunan berjalan sinergis,” tegasnya.

Dengan kekayaan alam yang tersedia, seperti migas, pertambangan, perkebunan, pertanian, kehutanan, perikanan, hingga wisata budaya, Rudy meyakini Kukar dapat bertumbuh menjadi daerah maju jika dikelola dengan baik.

“Kami percaya, dengan kepemimpinan yang inklusif dan mengedepankan kepentingan rakyat, Ketahanan Negara akan menjadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Timur,” pungkas Rudy. (fjr)