Pemerintah Diminta Waspadai Lonjakan Harga Jelang Nataru

Abdul Rofik Berharap Pangan Lokal Bisa Dikembangkan di Samarinda
Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Abdul Rofik. (Nita/komparasinews.id)

SAMARINDA – Seperti tahun-tahun sebelumnya, lonjakan harga bahan pokok selalu terjadi menjelang peringatan Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kondisi ini terjadi karena permintaan yang tinggi sementara stok pangan menipis di pasar. Karena itu pemerintah wajib waspada dengan mengantisipasinya saat ini juga.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda Abdul Rofik mengatakan, pemerintah sudah harus mulai memeriksa stok pangan di lapangan. Baik itu di pasar tradisional maupun di pasar modern, juga ke gudang-gudang milik pemerintah dan swasta.

Baca Juga  Laila Fatihah Ungkap Hasil Kunjungan Kerja Bapemperda Samarinda ke Bogor

“Dinas Perdagangan Samarinda bisa mengantisipasi dengan mendorong para pelaku usaha menyediakan stok bahan pokok dua kali lipat, dari jumlah kebutuhan rata-rata masyarakat Samarinda. Misalnya untuk komoditas A, berapa kebutuhan masyarakat biasanya, itu dikali dua supaya tidak terjadi kelangkaan. Supaya harga tetap stabil meskipun permintaan sedang tinggi,” jelas Rofik.

Selain itu, untuk mengantisipasi tindakan nakal para oknum yang kerap mempermainkan harga bahan makanan pokok dengan cara menimbun, Rofik pun meminta Pemkot Samarinda berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Samarinda.

Baca Juga  Berkolaborasi ISSI, Dispora Kukar Kembali Gelar Turap Loop Ramadan Tahun Ini

“Tindak tegas para oknum yang masih melakukan permainan harga dan stok di momen-momen tertentu. Permainan di kalangan pedagang baik grosir dan eceran ini jelas akan menyulitkan masyarakat,” tegas Rofik. (ded)