KUKAR IDAMAN SEP 26

Penataan Kawasan Pinggir Sungai Tenggarong, Warga Sekitar Tidak Akan Dipindah

Lokasi permukiman warga di Jalan KartinI. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Camat Tenggarong Sukono menyatakan akan mendukung penuh Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Terkait penataan kawasan pinggir Sungai di Jalan Panjaitan dan Jalan Kartini, Tenggarong, menjadi kawasan objek wisata dan usaha UMKM.

“Saya mendukung penuh dengan adanya penataan tersebut. Untuk kebaikan warga masyarakat,” ujarnya.

Dia menyebut kawasan yang akan dilakukan penataan adalah perumahan di pinggir sungai. Dari Jembatan Mangkuraja I sampai ke Jembatan Besi Jalan Kartini dengan panjang total 2,6 kilometer.

“Seluruh RT dan masyarakat setuju apabila dilakukan penataan. Saat ini baru perencanaan, sudah ada juga kerja sama dengan Universitas Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga  Buka MTQ Ke-43 Provinsi, Gubernur: Momentum Kaltim Jadi Tanah Tenteram dan Sejahtera

Pihaknya menjelaskan, kawasan itu akan dibuat tempat untuk santai. Juga tempat kuliner dan tempat wisata. Kemudian 30 persen dari daerah tersebut akan dibuat kawasan hijau. Nantinya di pinggir sungai dibuat turap dan warga masyarakat tidak akan dipindah.

“Saya mengharapkan kepada masyarakat sesuai dengan kesepakatan dengan Pemkab Kukar, memberikan dukungan penuh. Dengan adanya tempat wisata atau kuliner berbasis dengan masyarakat di mana UMKM akan ditumbuhkembangkan di wilayah itu,” papar Sukono.

“Kami berharap semua mendukung hal itu mulai dari anggota legislatif atau OPD yang lain,” tambahnya.

Sementara itu Lurah Loa Ipuh Nadi Baswan mengatakan, pihaknya turut mendukung dengan adanya penataan permukiman yang masuk dalam wilayah kelurahan Loa Ipuh. Pihak RT juga mendukung, tinggal semua prosesnya saja nanti seperti apa dari pihak pemerintah.

Baca Juga  Matangkan Persiapan, KPU Kukar Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

“Kalau ditata dengan baik bukan kumuh tetapi malah indah. Penataan ini bukan menggeser atau mengubah kawasan tersebut, tetapi memperindah dan bisa menjadi contoh untuk daerah lain,” ungkapnya.

Nadi menyebut di dalam kawasan tersebut ada 16 RT. Terdiri dari satu RT di Jalan Kartini yang masuk wilayah Kelurahan Melayu. Serta 15 RT Jalan Panjaitan dan sebagian Jalan Kartini masuk di wilayah Kelurahan Loa Ipuh.

Baca Juga  DKP Kukar Dorong Hilirisasi Produk Perikanan Lewat Expo Erau

“Harapan saya dengan adanya penataan ini perekonomian masyarakat makin bertambah. Makin maju dan paling indah dipandang, serta masyarakatnya bisa hidup tenang,” pungkasnya. (zu)